PAN DKI Dukung Sosialisasi Protokol Corona Pakai Peti Mati: Pesannya Sampai

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 07:15 WIB
Zita Anjani
Penasihat F-PAN DPRD DKI Zita Anjani (Foto: Instagram @zitaanjani)
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat berencana menyosialisasikan protokol COVID-19 dengan menggunakan peti mati. Fraksi PAN DPRD DKI menilai dengan menggunakan peti mati pesan yang ingin disampaikan Pemprov DKI dapat langsung sampai ke masyarakat.

"Kalau cara sosialisasinya dengan menggunakan peti mati replika, saya rasa itu cara yang unik, pesannya langsung sampai," ujar Penasihat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Zita Anjani, saat dihubungi, Rabu (12/8/2020).

Zita menilai cara tersebut tidak berlebihan untuk dilakukan. Menurutnya, DKI saat ini butuh lebih banyak kampanye terkait bahaya COVID-19.

"Warga DKI nakal dan tidak patuh. Jadi, saya rasa itu tidak berlebihan, sah-sah saja," kata Zita.

"DKI itu butuh lebih banyak kampanye bahaya COVID-19, salah satu cara yang dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat," imbuhnya.

Zita mengimbau agar masyarakat dapat patuh dan sadar dengan bahaya COVID. Terlebih, menurutnya, saat ini angka positif COVID melonjak naik.

"Yang penting sekarang itu tugas masyarakat patuh dan sadar akan bahayanya COVID-19 ini. Tidak bisa main-main sekarang, angkanya melonjak drastis. Semuanya harus waspada dan terapkan 3M. Sayangi keluarga dan orang-orang di sekitar anda, jangan sampai kita menjadi penyebab kepergian orang-orang yang kita sayang," ujar Zita.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Pusat berencana mensosialisasikan protokol COVID-19 dengan menggunakan peti mati. Rencananya sosialisasi dengan peti mati itu akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Iya, nanti kan rencananya akan dicanangkan Pak Wagub 18 Agustus di Terowongan Kendal. Itu kita lagi nunggu informasi. Jadi nggak 18 Agustus dicanangkan, dari biro tapem, belum ada kepastian," kata Wakil Wali Kota Jakpus, Irwandi, kepada wartawan, Rabu (12/8/2020).

Irwandi mengatakan nantinya peti mati replika itu akan dipasang di tempat strategis. Satu kecamatan direncanakan terpasang satu peti mati. Di peti mati itu juga akan ditulis imbauan agar masyarakat mematuhi protokol COVID.

(dwia/zak)