Cerita Saksi soal Tewasnya 4 Pekerja Tower Saat Bongkar SUTET di Sumedang

Muhammad Rizal - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 04:17 WIB
Korban tewas akibat tiang penyangga sutet listrik di Sumedang roboh dibawa ke Garut untuk dimakamkan
Korban tewas robohnya tower SUTET di Sumedang (Foto: M Rizal/detikcom)
Sumedang -

Tiang penyangga SUTET listrik di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat roboh saat sedang dibongkar yang mengakibatkan empat pekerja tewas. Salah seorang warga yang berjaga di proyek pengerjaan SUTET, Deni Abdullah (38), mengatakan keempat bekerja itu jatuh saat sedang membongkar SUTET.

"Keempatnya lagi kerja di atas (tower SUTET), nggak tau seling yang di bawah copot yang di sawah. Selingnya nggak kuat nahan, soalnya tanahnya labil, jadi nggak kuat," kata Deni saat ditemui di lokasi, Rabu (13/8/2020) malam.

Menurut Deni, keempat pekerja tersebut awalnya sedang berada di atas tower karena mereka sedang mengerjakan tower tahap kedua. Lalu saat sedang bekerja, keempat orang itu terjatuh bersama tower SUTET hingga akhirnya tewas.

"Yang di atas (tower SUTET) empat orang, tewas semuanya jatuh sama towernya, yang dua orang tewas di lokasi, yang dua orang lagi meninggal di Puskesmas Tanjungsari," ucap Deny.

Diberitakan sebelumnya, sebuah tiang penyangga SUTET listrik di Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat roboh saat tengah dibongkar. Akibatnya, empat pekerja tower tewas.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (12/8) sore di Dusun Pasirangin, Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Menurut informasi, keempat pekerja itu terjatuh dari ketinggian kurang lebih 30 meter.

Korban berinisial WN (42), A (26), Y (40), dan MS (60). WN dan A meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolsek Tanjungsari Kompol Deden membenarkan telah terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa empat pekerja. Deden menyebut keempat korban itu warga Desa Cisitu, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.

"Iya betul, kejadiannya empat orang meninggal dunia, Itu sutet listrik, berdasarkan laporan warga kejadian sekitar pukul 17.30 WIB. Sekarang semuanya ada di Puskesmas Tanjungsari," kata Deden saat dihubungi.

(azr/azr)