BBPLK Bandung Gandeng Dunia Usaha Adakan Kelas Khusus

Nurcholis Maarif - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 21:49 WIB
Kemnaker
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bandung menggandeng dunia usaha atau industri untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil. Salah satunya dalam bentuk kelas khusus pelatihan.

Kepala BPPLK Bandung, Aan Subhan mengemukakan pada tahun 2019, BBPLK Bandung mengembangkan inovasi pola pelatihan dengan menggunakan 'Si Trainer' atau Sistem Training Partnership Terpadu. Dalam sistem tersebut, antara BBPLK Bandung dan industri bersama-sama menyusun program pelatihan.

"Si Trainer menawarkan sistem kerja sama terpadu dengan industri dimulai dari penetapan program pelatihan, upgrading kompetensi instruktur, dan penyelenggaraan kelas khusus industri di BBPLK Bandung," kata Aan dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8/2020).

Dalam acara Talkshow Vocational di Bandung, Aan mengatakan melalui sistem itu, hingga saat ini BPPLK Bandung telah mengadakan kerja sama dalam bentuk kelas-kelas khusus. Kelas khusus yang dibuka terdiri dari kejuruan otomotif, yaitu Kelas Mitsubishi, Kelas Nissan, Kelas Isuzu, dan Kelas Yamaha.


Selain itu, kata Aan, pihaknya juga menjalin sinergi dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut seperti rekrutmen dan seleksi peserta pelatihan dilakukan dengan pemerintah setempat melalui aplikasi SISNAKER dan dinas ketenagakerjaan Provinsi/Kota/kabupaten.

Melalui sinergi ini, Aan mengatakan BBPLK Bandung bersama dinas ketenagakerjaan setempat menyiapkan siswa pelatihan yang akan dikirim sebagai peserta pelatihan boarding di BBPLK Bandung.

"Setiap siswa peserta pelatihan boarding dilengkapi surat pengantar dari Disnaker setempat. Kemudian Disnaker difasilitasi oleh BBPLK Bandung untuk mengantar dan mendampingi peserta pelatihan saat pembukaan pelatihan," ucapnya.

Head Regional Traingi Center Mitsubishi Bandung, Ahmad Fahrur Razi mengungkapkan kepuasannya atas kerja sama pihaknya dengan BPPLK Bandung. Razi menyatakan setelah berkolaborasi dengan BPPLK Bandung, peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan keahlian otomotif, tetapi juga keahlian lain, seperti soft skill.


"Kami puas dengan kolaborasi ini. Jadi lulusan dari BPPLK ini memang sudah dipersiapkan, mereka (peserta pelatihan) harus sudah berkompeten untuk masuk Mitsubishi," kata Razi.

Ia menceritakan pihaknya menjalin kerja sama secara resmi dengan BPPLK Bandung sejak tahun 2019. Dari kerja sama itu sudah berjalan 5 kelas.

Setiap kelas berisi 16 siswa dan mua siswa yang mengikuti pelatihan disebutnya telah bekerja di Mitsubishi di seluruh Indonesia.

(prf/ega)