Bareskrim Kawal Pertamina Jalankan Proyek Kilang di Indonesia

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 20:48 WIB
Pertamina
Foto: dok Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) menggandeng Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) untuk mendampingi proses pengadaan proyek pembangunan, pengembangan dan operasional kilang dalam negeri milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI).

Perjanjian Kerja Sama ini ditandatangani oleh Chief Executive Officer KPI Ignatius Tallulembang dan Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dan disaksikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.

Nicke menjelaskan tanda tangan perjanjian kerja sama dengan Bareskrim Polri merupakan wujud Pertamina dalam menjaga amanah untuk menciptakan kemandirian dan kedaulatan energi.

"Tentunya tugas besar dan niat mulia ini tidak dapat tercapai tanpa adanya kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder kami, tanpa terkecuali dengan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8/2020).

Menurutnya, kebijakan dan tugas dari Presiden yang diamanahkan kepada Pertamina ini sangat penting dan strategis bagi Indonesia. Oleh karena itu, Pertamina menggandeng Kepolisian untuk mendampingi dan mengawal dalam proses pengembangan kilang baru dan pengoprasian kilang- kilang lama.

Senada dengan Nicke, Ignatius menjelaskan dalam penyelesaian proyek dan operasional perusahaan, Pertamina berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip kejujuran, kehati-hatian dan transparansi. Untuk itu, Pertamina melibatkan Bareskrim Polri guna melaksanakan pengawasan dan asistensi dalam proses pengadaan proyek pembangunan, pengembangan dan operasi kilang minyak dan petrokimia.

"Tujuan kerja sama ini untuk semakin meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Pertamina dengan Polri yang selama ini telah berjalan dengan baik. Dengan sinergi ini seluruh proses pengerjaan proyek bisa dilakukan tanpa kekhawatiran dan ragu-ragu sehingga semuanya bisa selesai sesuai target," jelasnya.

Sementara itu Listyo menyampaikan komitmennya dalam melakukan pengawalan sehingga seluruh kegiatan dari program besar Pertamina dapat berjalan dengan baik, efisien, tepat waktu dan lancar.

"Tentunya kebijakan Pemerintah yang diwajibkan Pertamina, merupakan Kewajiban bagi kami Kepolisian Indonesia khususnya Bareskrim Polri untuk melakukan pengawalan terhadap terselenggaranya pembangunan kilang di Indonesia. Terima kasih atas apresiasi dan kepercayaannya kepada kami Bareskrim Polri untuk bisa mengawal project yang ada di pertamina,"pungkasnya.

(ega/ega)