Banjir Jember, Menhut Dukung Pemilik Kebun Kopi Diperiksa

Banjir Jember, Menhut Dukung Pemilik Kebun Kopi Diperiksa

- detikNews
Kamis, 05 Jan 2006 11:49 WIB
Jember - Penyebab banjir bandang di Jember, Jawa Timur (Jatim) adalah tingginya curah hujan di atas Gunung Argopuro selama 3 hari berturut-turut. Tidak ada illegal logging. Yang terjadi hanya perubahan fungsi hutan dari hutan lindung dijadikan kebun kopi. Demikian disampaikan Menteri Kehutanan Ka'ban di sela-sela meninjau lokasi banjir, di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Kamis (5/1/2006)."Hutan lindung dan cagar alam di atas masih cukup bagus. Tapi memang ada perubahan fungsi hutan. Di atas terdapat perkebunan kopi," kata Ka'ban. Seharusnya, kata Ka'ban, di lereng gunung apalagi yang rawan, tidak boleh ditanami tamanan berumur pendek seperti kopi. Hutan lindung harus tetap dibiarkan menjadi hutan lindung. MS Ka'ban setuju pemilik kebun kopi di Gunung Argopuro diperiksa karena telah menyalahi fungsi hutan. "Saya setuju dia diperiksa," kata Ka'ban.Untuk ke depan, Ka'ban mengajak semua pihak mengubah budidaya tanaman di Gunung Argopuro. Ia mengusulkan rekonstruksi budidaya hutan lindung dilakukan bersama-sama stakeholder yang lain misalnya dengan Pemda."Jadi jangan sampai terjadi ego sektoral. Tapi harus sinergi, satu sama lain harus satu komitmen," kata Ka'ban.Menteri dari Partai Bulan Bintang (PBB) itu lantas meminta semua pihak tidak menilai musibah itu dari satu aspek, tapi dari berbagai aspek seperti tipologi daerah dan kultur masyarakat. Dalam kunjungan itu, Ka'ban sempat ikut gotong royong dengan mengangkat batu kali bersama anggota TNI/Polri dan masyarakat desa setempat untuk membangun jembatan darurat di Dusun Bunut. (iy/)


Berita Terkait