Surat Keputusan Bantuan untuk 21.173 Pesantren Segera Terbit

Erwin Dariyanto - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 18:45 WIB
Peran Pesantren di Era Milenial

Pesantren memiliki peran penting dalam penyebaran dakwah Islam di seluruh dunia khususnya di negara mayoritas Muslim.  Selain itu pesantren memiliki peran penting di bidang pendidikan serta serta seni budaya Islam khususnya di era milenial
Ilustrasi Pesantren (Foto: Barcroft Media via Getty Images/Barcroft Media)
Jakarta -

Kementerian Agama telah menyelesaikan proses verifikasi nama-nama pesantren dan lembaga pendidikan Agama Islam yang akan menerima bantuan di masa pandemi COVID-19. Selanjutnya dalam waktu dekat akan diterbitkan Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

"Insya Allah, SK bantuan akan terbit tanggal 12 atau 13 Agustus 2020," kata Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono seperti dikutip dari laman Kemenag.go.id, Rabu 12 Agustus 2020.

Menurut Waryono di dalam SK tersebut nantinya sudah tercantum nama pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam termasuk alamat lengkap dan nomor rekening. "Para penerima akan mendapat surat pemberitahuan sebagai penerima, termasuk bagaimana mencairkannya," tambahnya.

Waryono memastikan bahwa bantuan dana ini akan tepat sasaran sebab dalam proses verifikasi dilakukan secara cermat dan teliti. Dalam tahap persiapan dan pelaksanaan pemberian bantuan, Kementerian Agama juga melibatkan kementerian dan lembaga lain yang terkait. Dia pun berharap dana bantuan ini dapat meringankan beban pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam di masa Pandemi COVID-19 ini.

Rencananya dana bantuan ini akan diberikan kepada 21.173 pesantren sebagai Bantuan Operasional (BOP). Rinciannya, sebanyak 14.906 merupakan pesantren kategori kecil dengan 50 sampai 500 santri. Pesantren kategori ini akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 25 juta.

Berikutnya, sebanyak 4.032 pesantren kategori sedang dengan 500 sampai 1.500 santri akan mendapat bantuan sebesar Rp 40 juta. Terakhir bantuan untuk 2.235 pesantren kategori besar dengan santri di atas 1.500 orang yang akan menerima bantuan sebesar Rp 50 juta.

Tak hanya pesantren, bantuan juga akan diberikan kepada 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) sebagai bantuan operasional. Masing-masing MDT akan menerima bantuan Rp 10 juta. Ada juga bantuan untuk 112.008 Lembaga Pendidikan Al Qur'an (LPQ) yang masing-masing akan menerima Rp 10 juta.

Selain itu, Waryono melanjutkan, Kementerian Agama juga memberikan bantuan untuk pembelajaran daring kepada 14.115 lembaga. "Masing-masing lembaga akan mendapat Rp 15 juta, namun diberikan per bulan Rp 5 juta selama tiga bulan," kata dia.

Total dana yang disalurkan oleh Kemenag kepada 21.173 pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam sebesar Rp 2,599 triliun. Diharapkan bantuan ini bisa meringankan beban pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam di masa pandemi COVID-19.

Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan rasa bangganya terhadap pesantren yang telah melahirkan banyak ulama dengan keilmuan tinggi dan wawasan kebangsaan yang mendalam. Ulama-ulama tersebut juga memiliki iman dan takwa yang tinggi.

"Kita bangga dengan pesantren, harus dibantu dan dirawat sebaik mungkin. Pesantren hasilkan ulama dan umat yang teguh dengan Islam rahmat lil alamin," kata Menteri Fachrul Razi di asrama haji Lampung, Selasa (11/08) kemarin seperti dikutip dari laman Kemenag.go.id.

Menag pun menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memberi bantuan kepada pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam. "Kemenag beri bantuan sebisanya kepada pesantren sebagai gudang lembaga pendidikan, tempat pendidikan yang menghargai perbedaan," kata dia.

Tonton juga video 'Pemerintah Alokasikan Rp 2,7 Triliun untuk 21 Pesantren':

[Gambas:Video 20detik]



(erd/pal)