2 Anak Turki Kena Flu Burung, PBB Imbau Jangan Panik
Kamis, 05 Jan 2006 10:47 WIB
Jakarta - Penyakit flu burung terus menyebar. Terbaru, virus mematikan itu menyerang dua anak di Turki. Bahkan salah satunya meninggal. Pejabat PBB mengatakan, hal ini memang mengganggu, namun tidak perlu menimbulkan kepanikan.Demikian disampaikan Dr David Nabarro, koordinator senior avian influenza di PBB dan mantan pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seperti diberitakan Reuters, Kamis (5/1/2005)."Ini informasi yang mengganggu, namun kami sudah menduga adanya kasus-kasus sporadis flu burung pada manusia di lingkungan yang mengalami kasus flu burung yang signifikan pada ayam atau unggas lainnya," tutur Nabarro.Sebelumnya, Menteri Kesehatan Turki mengatakan, dua orang telah didiagnosa menderita flu burung. Salah seorang di antaranya adalah seorang anak laki-laki berusia 14 tahun yang meninggal beberapa hari lalu.Namun kepastian penyakitnya masih menunggu hasil tes lebih jauh. "Tunggu dulu sampai ada konfirmasi," kata Nabarro.Diimbuhkannya, kasus flu burung di Turki belum merupakan awal pandemi. "Awal pandemi dimulai ketika ada penularan manusia ke manusia, dikonfirmasi dan terus berlangsung," katanya.Sejauh ini virus flu burung telah menewaskan 74 orang di lima negara Asia. Virus H5N1 ini telah menyerang unggas-unggas di Asia, bahkan meluas hingga ke Rusia, Ukraina, Rumania dan Turki.Para pakar mengkhawatirkan, H5N1 bisa bermutasi menjadi virus yang mudah menular antarmanusia, sehingga menimbulkan pandemi global, yang bisa merenggut jutaan jiwa.
(ita/)











































