Razia di Lapas Kuningan, Petugas Temukan Ponsel dan Senjata Tajam

Bima Bagaskara - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 01:42 WIB
Petugas temukan ponsel hingga senjata tajam dalam razia di Lapas Kuningan
Petugas temukan ponsel hingga senjata tajam dalam razia di Lapas Kuningan (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
Kuningan -

Petugas gabungan dari Satgas Kamtib UPT Permasyarakatan sewilayah Ciayumajakuning dan Kantor Kemenkumhan Jawa Barat melakukan razia di 70 kamar napi di Lapas Kelas II A Kuningan. Hasilnya, puluhan barang terlarang seperti handphone, korek gas, senjata tajam dan barang elektronik berhasil disita petugas.

"Kita merazia total ada 70 kamar dan didapati 18 handphone dan charger, 15 korek gas, 7 senjata tajam, 10 barang elektronik, 3 modem dan barang terlarang lainnya. Tapi untuk narkoba tidak ada," kata Kepala Kantor Kemenkumhan Jawa Barat, Imam Suyudi, Selasa (11/8/2020).

Meski mendapati puluhan barang bukti namun Imam tidak menutup kemungkinan masih banyak barang terlarang lainnya yang tidak ditemukan. Untuk itu ia meminta pihak Lapas Kelas II A Kuningan untuk terus melakukan razia rutin.

Imam juga mengaku tidak mengetahui persis dari mana barang-barang tersebut bisa masuk ke dalam lapas, termasuk kemungkinan peran petugas lapas yang meloloskan barang-barang tersebut.

"Masih menelusuri bagaimana barang-barang tersebut bisa masuk ke dalam lapas, kalau ada bukti petugas yang bermain tentu ada tindakan lebih lanjut," tegasnya.

Razia yang dilakukan sekitar 1 jam lebih itu juga berlangsung aman tanpa terjadi gesekan dari para narapidana.

Ia menekankan kepada pihak Lapas Kelas II A Kuningan untuk lebih teliti dalam mengawasi proses keluar masuk barang maupun orang.

Imam juga menyoroti tidak adanya kamera pengawas CCTV yang terpasang di tiap blok kamar tahanan. Padahal seharusnya kamera pengawas harus terpasang di seluruh titik.

"CCTV disini hanya di lingkungan depan dan luar lapas saja, idealnya semua titik termasuk di blok harus ada," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas II A Kuningan Gumelar Budi Rahayu menambahkan razia tersebut merupakan upaya untuk membuat Lapas Kelas II A Kuningan bebas dari barang-barang terlarang.

Ia juga menanggapi terkait tidak adanya kamera pengawas CCTV di tiap-tiap blok kamar tahanan. Ia memastikan akan secara bertahap memasang kamera pengawas CCTV di seluruh titik lapas.

"Untuk CCTV sendiri kami bertahap untuk melengkapinya. Saat ini baru ada 6 yang terpasang dari idealnya untuk Lapas Kuningan 18 titik CCTV yang terpasang," singkat Gumelar.

(isa/isa)