Tiang Pembatas di Jembatan Ampera Rusak-Hilang, Perbaikan Ditaksir Rp 40 Juta

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 17:38 WIB
Tiang pembatas di Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, rusak dan hilang.
Tiang pembatas di Jembatan Ampera rusak dan hilang. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang -

Biaya perbaikan trotoar dan tiang pembatas di Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah Sumsel juga telah melapor ke polisi perihal peristiwa trotoar Jembatan Ampera rusak dan tiang pembatas hilang.

"Ini kita lagi persiapan perbaikan. Ada 33 tiang yang rusak. Total keseluruhan 135 tiang," kata Kepala BPJN wilayah Sumsel Syaiful Anwar kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Selasa (11/8/2020).

Menurut Syaiful, ratusan tiang yang rusak akan diperbaiki malam ini. Dia memperkirakan biaya perbaikan mencapai Rp 40 juta.

"Kami di BPJN ini ada biaya pemeliharaan, dan ini segera diperbaiki. Kerusakannya belum diketahui. Jadi, kita juga tidak tahu penyebabnya, karena sedang dicek. Biaya perbaikan sekitar Rp 30-40 juta," sebut Syaiful.

Syaiful mengaku pihaknya sudah melapor ke polisi perihal hilangnya puluhan tiang tersebut. Dia juga meminta masyarakat saling menjaga sarana dan prasarana yang ada.

"Kalau ini selesai dibangun, yang jaga instansi tertentu. Begitu rusak kita perbaiki. Maka, marilah sama-sama kita jaga bersama. Yang jelas ini sudah kita laporkan ke polresta, masih diselidiki," kata Syaiful.

Sebelumnya diberitakan, puluhan tiang pembatas di trotoar Jembatan Ampera rusak dan hilang. Tiang-tiang berbahan besi itu diketahui hilang pada Senin (19/8) pagi.

Tidak ada yang tahu penyebab rusak dan hilangnya besi pembatas trotoar di jembatan berwarna khas merah tersebut. Ada 135 tiang yang hilang.

Trotoar di Jembatan Ampera sendiri mulai direnovasi pada 2018 sebelum Asian Games digelar di Jakarta dan Palembang. Sayang, setelah direnovasi beberapa kali, ada insiden yang menyebabkan jembatan kebanggaan masyarakat Sumsel itu rusak.

(ras/zak)