Turah Parthayana Ancam Polisikan Akun Sandi soal Isu Pelecehan Seksual

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 20:48 WIB
Turah Parthayana
Turah Parthayana (dok. Instagram)

Dalam video klarifikasi itu, Turah tidak menjelaskan bagaimana dirinya dan JA bisa bermasalah.

Namun, Turah menyebut permasalahan ini sebenarnya sudah diselesaikan lewat dua pertemuan. Dalam pertemuan kedua, Turah bercerita soal mediasi antara dirinya dan JA yang difasilitasi Ketua Perhimpunan Mahasiswa Rusia (Permira) Tomsk.

Dia mengaku mengikuti semua permintaan Permira Tomsk tapi protes dirinya disebut melakukan pelecehan seksual seperti dalam surat usai mediasi itu. Turah pun menyatakan heran permasalahan ini diungkit lagi pada Agustus 2020.

"Tapi tidak dengan surat itu. Dalam hal ini saya keberatan. Mengapa aku nggak diberi tahu dengan isi surat tersebut sampai sudah dipublikasikan tanpa sepengetahuan saya dan tanpa tanda tangan saya," kata Turah.

"Dan kalian semua sudah tahu setelah pertemuan kedua tersebut, masalah yang sudah disaksikan juga oleh Permira Tomsk itu sudah selesai yang artinya pihak saya dan pihak JA tidak akan mengungkit masalah itu lagi. Namun di Agustus 2020 masalah ini diungkit lagi pihak ketiga dengan dukungan pihak JA melalui audio yang di-posting di Twitter," kata Turah.

Diketahui, heboh Turah Parthayana disebut melakukan pelecehan seksual bermula ketika akun Twitter @sandi_sa119 mulai mengungkapkannya. Sandi juga melampirkan surat pernyataan yang ditulis oleh korban berinisial JA, mahasiswi S1 yang sedang berkuliah di Tomsk, Rusia.

Dalam surat itu, dituturkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 23 November 2019 di kamar sebuah asrama. Selanjutnya, Sandi juga melampirkan rekaman suara JA yang bercerita soal kronologi kejadian itu.

detikcom telah menghubungi pemilik akun @sandi_sa119 via pesan Twitter untuk dimintai tanggapan. Namun, sampai berita ini diturunkan, pemilik akun @sandi_sa119 belum memberi jawaban.

Halaman

(aik/gbr)