Ada 4 Klaster Kementerian di Jabar, Ini Penjelasan Satgas COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 18:28 WIB
Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Dewi Nur Aisyah. (Dok BNPB Indonesia)
Anggota Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19, Dewi Nur Aisyah. (Dok BNPB Indonesia)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan ada 11 klaster perkantoran Corona di Jawa Barat (Jabar). Dari 11 klaster perkantoran di Jabar, ada 4 klaster kementerian.

"Mungkin kalau dilihat di sini ada klaster, 4 klaster di kementerian sebanyak 5 kasus," kata anggota Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam siaran YouTube BNPB, Senin (10/8/2020).

Mengapa bisa ada klaster kementerian di Jawa Barat? Dewi menyebut memang tak ada kantor kementerian di Jawa Barat. Penghimpunan klaster ini berdasarkan domisili kasus positif sehingga muncullah klaster kementerian di Jawa Barat.

"Memang ada kementerian apa di sana? Sebenarnya begini, data ini memang harus kita analisis berdasarkan domisili, bukan berdasarkan NIK," kata Dewi.

"Jadi domisilinya ini mungkin ada 5 orang yang bekerja di kementerian, lokasinya mungkin tidak di Jawa Barat, di Jakarta, kemudian domisilinya memang di Jawa Barat. Yang tadi kita bilang nih, mungkin daerah Jabodetabek yang tadi sehingga ditemukan ada klaster di sana, 4 klaster dengan 5 total kasus," ucap Dewi.

Dewi menyebut klaster selanjutnya adalah lingkungan Pemprov Jawa Barat. Klaster ini muncul setelah pemeriksaan di perkantoran-perkantoran Pemprov Jabar.

"Di lingkungan Pemprov Jabar, mungkin karena ada testing di sana yang banyak, waktu itu mungkin dilakukan pemeriksaan di sebuah perkantoran milik Pemprov Jabar ditemukan beberapa klaster," ucap Dewi.

Berikut ini data klaster perkantoran di Jawa Barat seperti yang disampaikan Dewi:

Kementerian: 4 klaster, 5 kasus
Kantor di lingkungan Pemprov Jabar: 2 klaster, 67 kasus
Kepolisian: 1 klaster, 1 kasus
BUMN dan BUMD: 2 klaster, 2 kasus
Swasta: 1 klaster, 1 kasus

Sementara itu, secara total ada 150 klaster penyebaran COVID-19 di Jabar. Klaster terbanyak ialah klaster permukiman. Berikut rinciannya:

1. Permukiman: 111 klaster, 208 kasus
2. Fasilitas kesehatan: 28 klaster, 177 kasus
3. Perkantoran: 11 klaster, 77 kasus
4. Rumah ibadah: 1 klaster, 14 kasus

Tonton video 'Tambah 1.687, Kasus Positif Corona di RI Jadi 127.083':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/jbr)