Rindu Jokowi Berujung Penghargaan Buat Fahri-Fadli

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 15:28 WIB
Dua Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah akan ikut demo hari ini. Rencananya mereka akan berangkat dari Masjid Istiqlal setelah salat Jumat.
Foto: Fahri Hamzah-Fadli Zon. (Lamhot Aritonang/detikcom).
Jakarta -

Duet Fahri Hamzah dan Fadli Zon kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat masih menjadi oposisi kerap terdengar hingga membuat pro-Jokowi gerah. Meski begitu, Presiden Jokowi tampaknya tak menaruh dendam karena akan memberi penghargaan untuk duo Fahri-Fadli itu.

Saat menjadi pimpinan DPR, Fahri Hamzah dan Fadli Zon merupakan oposisi bagi pemerintahan Jokowi. Di periode DPR 2014-2019, Fahri masih bergabung dengan PKS dan partai naungan Fadli Zon, Gerindra masih berada di luar kabinet.

Kini Gerindra sudah bergabung dengan koalisi Jokowi, meski Fadli sesekali masih memberikan kritik kepada presiden maupun pemerintah. Sementara itu, Fahri sudah keluar dari PKS dan bergabung dengan Partai Gelora, yang belum lama ini sowan bertemu Jokowi.

Bahkan saat Fahri Hamzah bersama rombongan Partai Gelora mengunjunginya pada Senin (20/7), Presiden Jokowi merindukan kritik yang dilontarkan Fahri kepadanya. Selain Fahri, rombongan Partai Gelora dipimpin sang ketua umum, Anis Matta. Sekjen Partai Gelora Mahfudz Siddiq juga turut hadir.

"Presiden bicara berat badannya turun 3 kilo, cerita santai aja sambil menikmati wedang jahe yang disuguhin. Presiden juga cerita kangen dengan kritik kerasnya Pak Fahri, dan Presiden juga tanyakan 'Kok Pak Fahri tambah gemuk sekarang' gitu. Terus kata Pak Fahri, dia sekarang lebih banyak belajar bisnis, karena sudah nggak di politik, ya jadi berupaya happy sebagai warga negara biasa," ungkap Mahfudz, Rabu (22/7/2020).

Kini hubungan Fahri Hamzah dan Jokowi jauh lebih mesra setelah Partai Gelora sowan ke Istana. Lantai bagaimana dengan Fadli Zon?

Menurut Fadli, kritik kepada pemerintah adalah bagian dari demokrasi. Mengkritik sesuatu yang salah disebutnya sebagai salah satu bentuk rasa sayang kepada negara.

"Ya kan ini bagian dari demokrasi. Saya kira kalau kita mengkritik yang salah supaya itu menjadi benar, itu tanda kita sayang pada negara, sayang kepada rakyat. Tapi kalau membiarkan barang menjadi makin lama makin busuk, itu tanda kita sebenarnya tidak setia pada cita-cita bangsa," ungkap Fadli Zon, Kamis (23/7/2020).

Anggota Komisi I DPR itu juga menyatakan siap mengkritik pedas Presiden Jokowi jika memang Jokowi merindukannya.

"Nanti kalau kangen nanti kritik saya tambah pedas lagi," kelakar Fadli.

Momen Jokowi, Fahri Hamzah dan Fadli Zon bertemu di Istana untuk buka puasa bersama.Momen Jokowi, Fahri Hamzah dan Fadli Zon bertemu di Istana untuk buka puasa bersama. Foto: Laily Rachev-Biro Pers Setpres

Fadli memang masih kerap memberi kritik kepada Jokowi maupun pemerintahannya meski saat ini Gerindra sudah bergabung di kabinet. Salah satu kritik yang dilontarkan oleh Fadli Zon adalah terkait kenaikan iuran BPJS di tengah pandemi virus Corona.

"Pak Jokowi, kenaikan iuran BPJS di tengah pandemi dan setelah ada keputusan MA menurunkannya, benar-benar absurd," kata Fadli Zon yang bercuit di Twitter, Kamis (14/5/2020).

Suara Fadli cukup keras menyebut kebijakan tersebut telah melindas masyarakat. "Rakyat sudah jatuh tertimpa tangga lalu seperti dilindas mobil. Selain bertentangan dengan akal sehat, resep ini makin miskinkan rakyat. Kesengsaraan rakyat tambah meroket. Batalkanlah!" sebutnya.

Sementara itu berdasarkan catatan detikcom, Fahri Hamzah terakhir kali melontarkan kritik ke Presiden Jokowi pada akhir 2019. Fahri kala itu menyinggung penggunaan istilah 'bilateral' yang dipakai Presiden Jokowi saat bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino.

"Setahu saya, istilah bilateral itu hanya untuk negara. FIFA bukan negara kan? Wallahualam," kata Fahri lewat Twitter, Minggu (3/11/2019).

Serangan-serangan tersebut ternyata berbuah manis bagi duo Fahri-Fadli. Keduanya menjadi dua dari sejumlah tokoh yang akan diberi gelar tanda jasa oleh Presiden Jokowi pekan ini.

Pemberian tanda jasa ini dalam rangka HUT ke-75 RI dan rutin diberikan setiap tahun. Fahri Hamzah dan Fadli Zon bakal mendapat Bintang Mahaputra Nararya.

"Presiden RI akan memberikan bintang tanda jasa kepada beberapa tokoh dalam berbagai bidang. Fahri Hamzah dan Fadli Zon akan mendapat Bintang Mahaputra Nararya. Teruslah berjuang untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara," ungkap Menko Polhukam Mahfud Md, lewat akun Twitter, Senin (10/8/2020).

Tonton video 'Fadli Zon-Fahri Hamzah Akan Dapat Bintang Penghargaan dari Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



(elz/van)