NasDem Persilakan Habib Rizieq Ikut Konvensi Capres

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 13:31 WIB
Seruan Habib Rizieq Jelang Reuni 212 (Youtube Front TV)
Habib Rizieq (Foto: YouTube Front TV)
Jakarta -

Partai NasDem terbuka untuk Habib Rizieq dan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang dijagokan Persaudaraan Alumni (PA) 212 pada Pilpres 2024. Syaratnya, keduanya bersedia mengikuti konvensi capres.

"Kalau NasDem melalukan konvensi. Apakah partai-partai lain juga melakukan konvensi? Kalau NasDem partai terbuka. Kalau UAS mau daftar sebagai kandidat untuk bakal capres, Partai NasDem terbuka. (Habib Rizieq) silakan saja daftar. Silakan saja, ini kan partai terbuka," kata Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Willy menilai Habib Rizieq dan UAS punya modal sosial yang besar. Jika ingin mencalonkan diri, keduanya dinilai harus bisa membangun komunikasi dengan parpol, karena ranah agama dan politik disebutnya berbeda.

Willy AdityaKetua DPP NasDem Willy Aditya (Ari Saputra/detikcom)

"Tentu ranah agama dengan ranah politik itu dalam proses berkompetisi dan berkontestasi itu dua hal yang berbeda. Cuma preferensi itu penting, modal sosial itu penting, dan itu cukup kuat. Karena UAS dan Habib Rizieq itu punya modal sosial yang kuat. Sejauh apa kemudian modal sosial itu mampu menjadi cukup kuat ketika dia ditransfer menjadi modal politik," ujar Willy.

"Kita punya pengalaman kemarin yang dampingi Pak Jokowi kan Ketua MUI. Itu juga salah satu preferensi. Tinggal bagaimana kemudian komunikasi dalam proses pencapresan itu kan dari partai-partai, bagaimana komunikasi dengan partai, dan kemudian sejauh apa kesepahaman," imbuhnya.

Terkait peluang Habib Rizieq dan UAS pada 2024, Willy menyerahkannya kepada pilihan publik. Terkait sentimen publik terhadap keduanya, Willy tetap mempersilakan Habib Rizieq dan UAS mendaftar asalkan memenuhi syarat pencapresan yang ditetapkan undang-undang.

"Kemudian kita menggunakan indikator survei kan dan indikator internal. Ada dua indikator nanti kita gunakan. Tapi, sebagai hak konstitusional, setiap warga negara yang sudah cukup umurnya dan memenuhi syarat pencalonan, itu boleh. Kita lihat syarat-syarat pencalonannya apa, apakah seseorang sebagai calon presiden itu tersangkut kasus atau nggak, kita lihat saja, memenuhi-nggak syarat itu Habib Rizieq? Itu menjadi pertimbangan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, PA 212 menilai Ketum Gerindra Prabowo Subianto sudah selesai untuk Pilpres 2024 dan berharap ada calon lain yang lebih muda. Ketum PA 212 Slamet Ma'arif mengatakan banyak tokoh muda yang berpotensi untuk dicalonkan pada 2024 nanti, seperti Sandiaga Uno, Anies Baswedan, hingga Habib Rizieq dan UAS.

"Bagi kami, PS (Prabowo Subianto) sudah selesai. Masih banyak kader muda yang layak pimpin negeri ini ke depan. 2024 saatnya yang muda yang berkarya," kata Slamet Ma'arif kepada wartawan, Minggu (9/8).

"Banyak tokoh muda. Ada SSU (Sandiaga Salahudin Uno), Wagub DKI (A Riza Patria), Gubernur DKI (Anies Baswedan), Gym, UAS (Ustaz Abdul Somad, HRS (Habib Rizieq Shihab), dan lain-lain," ungkap Slamet.

(azr/tor)