Polisi Ungkap Licinnya Wabup Bengkalis Buron Korupsi Berpindah-pindah Kota

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 12:39 WIB
Poster
Ilustrasi korupsi (Foto: Edi Wahyono)
Pekanbaru -

Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad, disebut berulang kali berpindah hotel dan kota dalam pelariannya. Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pipa air ini disebut terakhir kali berada di Jambi.

"Berganti tempat dari hotel ke hotel, hingga akhirnya ke Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi, Jambi," ucap Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi, dalam keterangan tertulis dari Dirreskrimsus Polda Riau, Kombes Andri Sudarmadi, Senin (10/8/2020).

Muhammad disebut sempat berada di Pekanbaru lalu kabur ke Jakarta. Muhammad juga disebut sempat kabur ke Bandung hingga Yogyakarta.

"Pada awal pelarian yang bersangkutan masih menjabat sebagai Plt Bupati setelah Bupati Bengkalis Amril Mukminin ditahan oleh KPK," kata Andri.

Polisi juga mengungkap Muhammad sempat mengendalikan pemerintahan Bengkalis dalam pelariannya yang diduga telah dimulai sejak Februari 2020. Namun hal tersebut tak berlangsung lama.

Gubernur Riau Syamsuar kemudian mengangkat Sekda Bengkalis Bustamai sebagai Plh Bupati Bengkalis. Pengangkatan itu dilakukan pada Maret 2020.

Muhammad sendiri masuk dalam daftar pencarian orang setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik Polda Riau. Walau mangkir, Muhammad disebut tiba-tiba mengajukan praperadilan ke PN Pekanbaru terkait penetapan status tersangkanya. Hakim praperadilan kemudian menolak gugatan Muhammad.

"Mangkir dari dua kali panggilan penyidik, Muhammad justru tiba-tiba mengajukan praperadilan ke PN Pekanbaru terhadap penetapan status tersangka yang didaftarkan 26 Februari 2020, Nomor Register Perkara 4/Pid.Pra/2020/PN Pbr. Namun upaya praperadilan tersebut kandas dan pengadilan menolak seluruh isi gugatan," ujar Andri.

Muhammad diduga terlibat dugaan korupsi proyek pipa air di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2013 senilai Rp, 3,8 miliar. Kala itu Muhammad menjabat Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Provinsi Riau.

(Sebagian isi artikel ini dimutakhirkan pukul 16.22 WIB. Ada keterangan baru dari Polisi.)

(haf/haf)