Langgar Ganjil Genap, Belasan Kendaraan di Jalan Letjen S Parman Ditilang

Jehan Nurhakim - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 09:52 WIB
Polisi tilang pelanggar ganjil genap di Jalan Letjen S Parman Jakbar (Foto: Jehan/detikcom)
Polisi menilang pelanggar ganjil-genap di Jalan Letjen S Parman Jakbar. (Jehan/detikcom)
Jakarta -

Penilangan terhadap pelanggar kebijakan ganjil-genap di DKI Jakarta mulai berlaku hari ini. Namun masih banyak pengendara yang tak mengetahui aturan itu.

Misalnya di Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat. Kasatlantas Jakarta Barat Kompol Purwanto mengatakan sudah ada 12 pelanggar sejak pukul 08.00 WIB hingga 09.00 WIB di kawasan itu.

"Dari pagi jam 8 sudah kurang-lebih Jakarta Barat sudah ada 12 pelanggar," kata Purwanto kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Pemberlakuan ganjil-genap ini dilakukan pada pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB-21.00 WIB. Purwanto mengatakan banyak pengendara mengaku tak tahu diberlakukannya aturan ganjil-genap mulai hari ini.

"Mereka rata rata belum tahu dan karena jalurnya pekerjaan melintas kawasan ini," ujarnya.

Purwanto menjelaskan, nantinya ada dua jenis penindakan yaitu konvensional dan elektronik. Untuk penindakan elektronik akan dikirimkan e-mail.

"Sanksinya adalah penilangan menggunakan elektronik maupun penilangan konvensional. Sedangkan untuk dendanya kurang lebih 500 ribu," tutur Purwanto.

"Penindakan elektronik nanti kami akan mengirim email yang ada itu disampaikan kepada tertera KTP yang ada dan kita akan ngirim ke sana," sambungnya.

Purwanto menjelaskan pemberlakuan aturan ganjil-genap ini guna mengurai kepadatan lalu lintas di Jakarta. Saat ini, katanya, lalu lintas pun tampak normal.

"Begini situasi sekarang itu lalu lintas sudah normal kembali. Penggal penggal jalan ada beberapa kemacetan, sehingga dilakukan alternatif alternatif diskresi penindakan secara resmi," tutur Purwanto.

(mae/mae)