Round-Up

PA 212 Jagokan Anies-Sandi, Gerindra Minta Mandiri

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 05:47 WIB
Logo Gerindra - 2019
Foto: Redaksi
Jakarta -

Persaudaraan Alumni (PA) 212 menjagokan tokoh muda, seperti Sandiaga Uno dan Anies Baswedan, untuk berlaga di Pilpres 2024 ketimbang Ketua Umum (Ketum) Gerindra Prabowo Subianto. Gerindra menyebut PA 212 bisa membuat partai jika ingin mencalonkan tokoh-tokoh yang mereka nilai pantas mengikuti kontestasi Pilpres 2024.

Gerindra memang meminta Prabowo kembali mencalonkan diri di Pilpres 2024. Namun, menurut PA 212 kans Prabowo di Pilpres 2024 sudah 'selesai'.

"Bagi kami PS (Prabowo Subianto) sudah selesai, masih banyak kader muda yang layak pimpin negeri ini ke depan. 2024 saatnya yang muda yang berkarya," kata Ketum PA 212 Slamet Ma'arif kepada wartawan, Minggu (9/8/2020).

Ketum PA 212 Slamet Ma'arifKetum PA 212 Slamet Ma'arif. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

Slamet menilai banyak kader muda Gerindra yang berpotensi memimpin Indonesia. Tak hanya politikus, dia juga berpendapat banyak kalangan profesional yang berkompeten menjadi Presiden RI selanjutnya.

"Banyak juga kader muda Gerindra yang berpotensi pimpin negeri. Dari partai lain dan profesional juga banyak yang layak pimpin negeri," ucap Slamet.

Slamet juga menyebutkan tokoh-tokoh yang dinilai layak memimpin Indonesia. Nama-nama yang disebutkan Slamer, di antaranya Sandiaga Uno, Anies Baswedan, hingga Habib Rizieq Shihab.

"Banyak tokoh muda ada SSU (Sandiaga Salahudin Uno), Wagub DKI (A Riza Patria), Gubernur DKI (Anies Baswedan), Gym, UAS (Ustaz Abdul Somad), HRS (Habib Rizieq Shihab), dan lain-lain," tuturnya.

Gerindra pun membela Prabowo. Politikus Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menganggap pernyataan Slamet Ma'arif hanya sebuah pendapat.

"Pendapat itu boleh-boleh saja. Tetapi kita, Gerindra, punya mekanisme sendiri, dan mekanisme itu diatur sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Gerindra," sebut Dasco.

"Ya, kalau Pak Slamet Ma'arif mengatakan Pak Prabowo sudah selesai, mungkin berbeda pendapat dengan kader Partai Gerindra. Kami juga menghargai apabila kemudian Pak Slamet Ma'arif berpikir untuk membuat partai sendiri," sambung dia.

Sufmi Dasco AhmadSufmi Dasco Ahmad. (Foto: Ari Saputra)

Tonton video 'Jadi Ketum Gerindra Lagi, Prabowo Maju Pilpres 2024?':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2