Ayah Ustaz Khalid Basalamah Wafat, Jenazah Dimakamkan Dengan Protokol COVID

Hermawan Mappiwali - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 01:38 WIB
Ilustrasi karangan bunga
Foto: Ilustrasi karangan bunga (Foto/: Tim Infografis).
Makassar -

Kabar duka datang dari Ustaz Khalid Basalamah. Ayahya tercinta, KH Zeed Abdullah Basalamah meninggal dunia. KH Zeed telah dimakamkan sesuai dengan protokol virus Corona (COVID-19) di Makassar, Sulawesi Selatan.

Informasi yang dihimpun detikcom, KH Zeed meninggal dunia di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Tamalanrea, Makassar, sekitar pukul 23.10 Wita, Jumat (7/8). Selaku putra almarhum, Ustaz Khalid menyerahkan ke Pemerintah atau ke pihak tim Gugus Tugas COVID-19 agar memakamkan jenazah ayahnya dengan menggunakan protokol COVID.

"Yang kedua saya butuh sekali kerja sama seluruh pihak keluarga kalau kita mengikuti protokol Pemerintah ini bukan berarti tidak menyayangi Abah," ucap Ustaz Khalid melalui voice note aplikasi pesan singkat seperti diterima detikcom dari kerabat dekat Ustaz Khalid, Sabtu (8/8/2020) malam.

Voice note milik Ustaz Khalid tersebut direkam saat pendakwah kondang itu dalam perjalanan ke rumah sakit usai menerima kabar kematian ayahnya. Voice note tersebut dibuat sebagai arahan kepada keluarga besar almarhum agar mereka tetap berlapang dada setelah pengurusan jenazah almarhum diambil alih tim Gugus Tugas Penanganan COVID.

"Protokol COVID maka abah akan diurus jenazahnya oleh pihak rumah sakit dan akan mengikuti protokol. Setelah dimandikan dibungkus dengan kain kafan kemudian dibungkus dengan plastik yang diisolasi lalu dimasukkan di dalam peti," imbuhnya.

Ustaz Khalid juga mengingatkan pihak keluarga bahwa mereka tidak akan sama sekali melakukan pengambilan jenazah secara paksa sebagaimana yang telah kerap terjadi.

"Dan kita tidak akan melakukan sebagaimana sebagian orang melakukan, mereka malah mengambil paksa jenazah, akhirnya banyak keluarga yang ikut menjadi korban," katanya.

Pada akhirnya, Ustaz Khalid mengatakan ia akan menyalati jenazah ayahnya. Keluarga laki-laki yang lain diimbau untuk ikut serta.

"Dan bagi perempuan tidak usah terlalu terbawa perasaan dengan menganggap tidak bisa lagi melihat Abah. Intinya kita akan ketemu lagi di akhirat, terimakasih atas perhatiannya," pungkas Ustaz Khalid seraya mengucapkan salam.

Selanjutnya
Halaman
1 2