Di KLB Gerindra, Jokowi Singgung Prabowo Jadi Komandan Proyek Lumbung Pangan

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 13:38 WIB
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto berbincang di proyek lumbung pangan di Kalteng
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto saat berbincang di proyek lumbung pangan di Kalteng. (Laily Rachev/Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir secara virtual dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra. Pada kesempatan itu, Jokowi menyinggung soal peran Ketua Umum Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang ditunjuk sebagai leading sector food estate.

Awalnya, Jokowi berbicara soal kondisi ekonomi yang sulit akibat pandemi virus Corona (COVID-19). Ia menyebut pandemi Corona menjadikan anak bangsa semakin inovatif serta menimbulkan semangat gotong royong yang tinggi.

"Kita bersyukur muncul berbagai inovasi dari anak-anak bangsa untuk menciptakan berbagai produk bidang kesehatan yang sebelumnya banyak kita impor," kata Jokowi secara virtual di KLB Gerindra yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020).

Menurut Jokowi, memang banyak yang harus dilakukan untuk membenahi berbagai sektor akibat pandemi. Ia mengatakan banyak pelajaran berharga karena pandemi Corona.

"Yang kurang kita perbaiki, yang lemah kita perkuat, yang lambat kita percepat. Kita tidak cukup keluar dari krisis, tapi inilah momentum, inilah saatnya kita untuk melakukan transformasi. Meninggalkan cara-cara lama, membangkitkan kekuatan kita sendiri, serta melakukan lompatan-lompatan kemajuan," sebut Jokowi.

Jokowi lalu memberi contoh soal bidang pangan yang menurut WHO bisa terancam akibat pandemi Corona. WHO memprediksi pandemi Corona bisa berdampak pada krisis pangan.

"Oleh karena itu saya telah menugaskan Bapak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan untuk memperkuat cadangan strategis pangan nasional yang sedang akan kita bangun di Kalimantan Tengah sehingga kita mampu memproduksi sendiri apa yang menjadi kebutuhan kita. Memperkuat ketahanan nasional khususnya di bidang pangan," kata Jokowi yang disambut tepuk tangan peserta KLB Gerindra.

"Saya memiliki keyakinan bahwa kita memiliki modal dasar yang sangat kuat untuk berdikari, berdiri di atas kaki kita sendiri. Jumlah penduduk kita 267 juta adalah kekuatan besar kita. Ini adalah pasar yang sangat besar bagi produk-produk yang kita buat sendiri. Kita juga memiliki penduduk dengan usia produktif yang sangat besar, yang juga menjadi kekuatan produktif negara kita. Saatnya kita melihat apa saja yang jadi kekuatan negara kita untuk melakukan lompatan-lompatan kemajuan itu," tambahnya.

Jokowi mengatakan masalah pandemi Corona tidak hanya berhenti hanya sampai pada hal kesehatan semata. Ia pun mengajak masyarakat turut kembali menggerakkan roda perekonomian negara agar Indonesia bisa bangkit kembali di tengah pandemi.

"Tetapi kita tidak boleh hanya berhenti hanya sampai masalah kesehatan. Ekonomi rakyat, ekonomi UMKM juga harus kita bangkitkan. Roda perekonomian nasional juga harus bisa bergerak lagi. Dengan cara apa? Dengan cara membeli produk-produk buatan dalam negeri. Membeli produk-produk petani (tepuk tangan). Membeli produk-produk nelayan, membeli produk-produk UMKM," ajak Jokowi.

"Saya berharap dengan cara itu produksi petani, produksi nelayan, produksi UMKM akan ikut bergerak. Yang kita harapkan menjadi daya ungkit, bukan hanya daya beli petani, nelayan, UMKM, tetapi akan lagi menjadi mesin penggerak bagi pertumbuhan ekonomi nasional khususnya di kuartal III ini," sambungnya.

Seperti diketahui, KLB Gerindra digelar di kediaman Prabowo di Hambalang, hari ini. KLB akan mengukuhkan kembali Prabowo sebagai ketua umum Gerindra.

(elz/bar)