5 Murid Diduga Korban Cabul Guru Ngaji di Makassar Diperiksa, 3 Divisum

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 12:47 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Foto Ilustrasi (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Makassar -

Oknum guru mengaji di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga mencabuli sejumlah muridnya. Lima murid sudah diperiksa dan 3 di antaranya melapor ke Polrestabes Makassar.

"Saat ini kita sudah melakukan penanganan terhadap dugaan kasus pencabulan yang dilakukan memang oleh oknum guru mengaji. Korbannya saat ini sementara kita lakukan penyelidikan, ada 3 orang yang sudah melapor," ujar Kanit PPA Polrestabes Makassar AKP Ismail di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (8/8/2020).

Dari laporan korban, polisi sudah menggali keterangan saksi yang satu tempat mengaji dengan korban. Polisi juga sudah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) dan 5 orang sudah dimintai keterangan.

"Yang sudah diasesmen di sana (P2TPA) itu ada 5. Tapi yang baru melaporkan di sini (3 orang), dan kita sudah melakukan visum," katanya.

Tiga korban yang melapor divisum untuk menguatkan dugaan tindak pidana yang dilakukan pelaku. Namun hasil visum kepada para korban belum diterima polisi.

"Jadi anak-anak ini pada saat diajari mengaji, oknum guru mengajinya ini duduk di samping anak-anak tersebut, lalu kemudian guru mengaji ini memasukkan tangannya ke balik pakaiannya korban ini," ungkap Ismail.

Tonton juga 'Guru Ngaji Cabuli 6 Mudridnya':

[Gambas:Video 20detik]

Polisi masih terus mendalami dugaan pencabulan tersebut untuk menemukan ada atau tidak korban lain.

"Dia kan guru mengaji, dan halaman rumahnya dia dijadikan tempat untuk belajar mengaji. Jadi korban-korban ini dititip oleh orang tuanya ke sana untuk belajar mengaji. Jadi kejadiannya tepat di halaman rumahnya si pelaku," jelasnya.

(nvl/idh)