Ini Analisis ESDM soal Erupsi Gunung Sinabung di Sumut

Idham Kholid - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 11:43 WIB
Erupsi Gunung Sinabung 8 Agustus 2020
Gunung Sinabung erupsi. (dok. Kementerian ESDM)

Soal potensi bahaya, mengingat sifat dan karakter erupsi Gunung Sinabung, saat ini potensi erupsi eksplosif masih ada, bersamaan dengan kejadian awan panas letusan.

"Saat ini potensi ancaman bahaya berupa hujan abu lebat di sekitar puncak Gunung Sinabung. Material abu dapat terbawa ke daerah yang lebih jauh dari puncak, tergantung arah dan kecepatan angin," tuturnya.

Karena itu, ESDM menyimpulkan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung fluktuatif, baik secara visual maupun instrumental. Tidak teramati adanya gejala perubahan sifat erupsi ataupun peningkatan potensi ancaman bahaya.

"Sebaran material erupsi tanggal 8 Agustus 2020 masih pada radius kawasan rawan bencana yang direkomendasikan," ujarnya.

Dalam tingkat aktivitas level III atau Siaga, masyarakat dan pengunjung atau wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Halaman

(idh/hri)