Pemkot Semarang Bakal Beri Kuota Gratis untuk Siswa TK sampai SMP

Abu Ubaidillah - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 21:20 WIB
Pemkot Semarang
Foto: Pemkot Semarang
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengeluarkan kebijakan yang memungkinkan diberikannya kuota internet gratis bagi peserta didik TK, SD, dan SMP. Sedangkan untuk tingkat SMA sendiri berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi sehingga tidak dalam ruang lingkup kebijakan Pemkot Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebut kuota internet gratis tersebut dapat diberikan kepada seluruh siswa baik negeri maupun swasta di Kota Semarang.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi tersebut menekankan kebijakan pemberian kuota internet secara gratis diupayakan karena metode pembelajaran jarak jauh yang saat ini berlangsung selama pandemi COVID-19 mendorong semua pihak untuk menggunakan kuota internet lebih banyak daripada biasanya.

Hendi ingin dengan adanya program kuota internet gratis yang akan diupayakan ini, siswa tidak perlu mengajukan permohonan kepada sekolah, melainkan secara otomatis semua siswa bisa mendapatkan dukungan kuota internet.

"Kalau yang melalui permohonan itu kan hanya beberapa siswa. Kalau yang ini diupayakan bisa semuanya diberi, tidak memandang miskin ataupun kaya. Kuota internet bisa otomatis masuk ke nomor masing-masing," ujar Hendi dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2020).

"Maka harapannya yang ada dalam kewenangan kami tidak ada yang kelewat karena saat ini memang semuanya butuh dan selain itu regulasinya juga mengizinkan," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Hari Waluyo mengatakan kuota internet gratis diberikan tidak hanya bagi siswa, melainkan juga bagi guru atau tenaga pendidik. Hanya saja dalam mekanismenya ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi seperti yang tercatat pada Dapodik per 31 Desember 2019, yaitu memiliki nomor unik pendidik, tenaga kependidikan, dan beberapa hal administrasi lainnya.

Dinas Pendidikan Kota Semarang berharap persyaratan tersebut tidak menjadi kendala dalam program pemberian kuota nantinya bagi semua sekolah yang berada dalam kewenangan Pemkot Semarang.

Mekanisme pemberian kuota internet ini berasal dari dana BOS yang kemudian pihak sekolah di Kota Semarang akan membelanjakan kuota internet bagi siswa. Sebab berasal dari dana BOS, sekolah negeri dan swasta bisa membelanjakan kuota bagi siswanya. Bagi sekolah negeri, semua siswa akan dibelikan kuota, sedangkan sekolah swasta tergantung pihak sekolah masing-masing.

"Karena dana BOS itu kan hibah kepada sekolah. Dalam hal ini tergantung penerima hibah. Kalau sekolah menganggarkan pembelian kuota dalam RKAS berarti tidak ada masalah,"

(mul/ega)