Geger Mahasiswi S2 Hukum Tewas Tergantung, Polisi Duga Korban Pembunuhan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 15:04 WIB
Ilustrasi garis polisi
Foto: Ilustrasi garis polisi. (Ari Saputra-detikcom)
Mataram -

Seorang mahasiswi inisial LNS ditemukan tewas tergantung di sebuah rumah di kawasan Perumahan Royal, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Polisi menduga korban tewas dibunuh.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Hari Brata mengatakan pendalaman dilakukan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah LNS dan visum rumah sakit.

"Jadi dari hasil pendalaman, mulai dari olah TKP, terus hasil visum rumah sakit, jelas kami duga itu (tindak pidana pembunuhan), tapi masih kami kembangkan," kata Hari Brata di Mataram, Jumat (7/8/2020) seperti dilansir Antara.

Namun demikian, kepastian arah pengembangan penyelidikannya masih menunggu hasil autopsi dari dokter forensik. Karenanya, Hari mengatakan kasus kematian LNS saat ini masih berkutat dalam hipotesis gantung diri.

"Sementara ini kan dugaan awalnya gantung diri. Jadi saya belum bisa berikan kesimpulan apapun sebelum ada hasil dari autopsi," ujarnya.

Terkait laporan pengacara keluarga LNS dari Persatuan Advokat Montani Para Liberi, Fakultas Hukum Universitas Mataram, yang menyebutkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan, Hari mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

Bahkan laporannya telah ditindaklanjuti dengan melakukan gelar perkara bersama tim penyelidik dari Polsek Ampenan bersama Polresta Mataram. Laporan tersebut dikatakan Hari masuk dalam arah pengembangan penyelidikannya.

"Makanya kami gelar, kami dalami kembali dugaan adanya Pasal 338 KUHP (tindak pidana pembunuhan) itu," ucap dia.

Tonton video 'Sadis! Lamaran Ditolak, Dosen Bunuh Kekasihnya':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2