Rawan Korupsi, Amien Minta Dana Taktis SBY Rp 2 M Dihapus

Rawan Korupsi, Amien Minta Dana Taktis SBY Rp 2 M Dihapus

- detikNews
Rabu, 04 Jan 2006 14:47 WIB
Jakarta - Masih ingat dana taktis presiden Rp 2 miliar per bulan? Mantan Ketua MPR Amien Rais minta dana taktis itu dihapuskan. Menurut Amien, dana taktis tidak jelas peruntukannya dan cenderung liar. "Dana taktis itu hanya ada di Indonesia. Itu dana liar dan tidak jelas karenanya harus dihapus," kata Amien usai memberikan tausiyah dalam acara awal tahun 2006 yang digelar oleh Fraksi PAN di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/1/2006).Mantan Ketua Umum PAN itu menilai dana taktis cenderung menjadi sarang dan lumbung korupsi. Ia mengaku selama menjabat sebagai Ketua MPR tidak pernah memakai dana taktis, meskipun dana itu disediakan. Di luar negeri, menurut Amien, tidak ada dana taktis semacam itu karena setiap program yang digelar negara seperti penyambutan tamu negara baik itu presiden atau pejabat tingi lainnya sudah dianggarkan di anggaran tertentu bukan di dana taktis.Data tentang dana taktis presiden dan wakil presiden dinyatakan dalam Rencana Kerja Anggaran Kementerian Negara dan Lembaga Kepresidenan (RKAKL) 2006. Di dalamnya disebutkan dana khusus operasional untuk 2006 bagi presiden sebesar Rp 2 miliar per bulan dan wapres Rp 1 miliar per bulan.Anggaran itu di luar gaji dan berbagai tunjangan yang diterima maupun biaya sewa pesawat perjalan dinas luar negeri sebesar Rp 80,53 miliar per tahun utuk presiden dan Rp 25 miliar untuk wapres.Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng telah membantah dana taktis Rp 2 miliar per bulan tersebut merupakan anggaran yang dinaikkan atas permintaan Presiden SBY. Menurut Andi, jumlah dana taktis Rp 2 miliar per bulan merupakan angka yang ditetapkan sejak 2003 oleh pemerintahan sebelumnya. (iy/)


Berita Terkait