Hadi Pranoto Dipanggil Polisi Pekan Depan, Pengacara: Kami Siap Hadir

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 00:45 WIB
Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi COVID-19. Ramuan itu disebut mampu tingkatkan antibodi dalam mencegah penyebaran COVID-19.
Foto: Hadi Pranoto (ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH)
Jakarta -

Hadi Pranoto akan diperiksa polisi pada pekan depan terkait dugaan penyebaran informasi hoax soal 'obat Corona'. Tim kuasa hukum Hadi Pranoto memastikan kliennya akan datang memenuhi panggilan polisi tersebut.

"Atas gelar perkara (kepolisian) klien kami sebagai terlapor, kami akan cermati dan kami akan ikuti. Apabila klien kami juga akan dipanggil untuk di-BAP, pasti klien kami akan hadir. Karena klien kami juga menunggu dan karena ini harus dijelaskan lewat materi hukum," kata kuasa hukum Hadi Pranoto, Angga Busra Lesmana ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Namun Angga mengaku hingga saat ini Hadi Pranoto belum mendapatkan surat pemanggilan dari Polda Metro Jaya. Meski begitu, Angga memastikan kliennya bakal bersikap kooperatif.

"Kami masih belum mendapatkan surat apa pun dari pihak penyidik. Tapi kalau memang itu dibutuhkan dan kami harus menjelaskan, pasti Pak Hadi akan hadir dan akan menjelaskannya detail seperti apa dan akan membawa bukti-bukti. Sampai saat ini klien kami masih menunggu panggilan," sebutnya.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah meningkatkan status penyidikan terkait laporan dugaan penyebaran hoax terkait 'obat Corona' Hadi Pranoto. Pekan depan Hadi Pranoto dan YouTuber sekaligus musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji, yang mewawancarainya, akan diperiksa polisi.

"Kita jadwalkan minggu depan, kita upayakan, kita akan memanggil pemilik akun YouTube 'dunia MANJI' ya. Kemudian kita juga akan memanggil saudara terlapor HP ini kita jadwalkan minggu depan juga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/8).

Yusri menjelaskan penyidik telah melakukan gelar perkara terkait kasus yang dilaporkan oleh Muannas Alaidid tersebut. Hasil gelar perkara, penyidik menyimpulkan meningkatkan status perkara ke tingkat penyidikan.

Yusri menambahkan, kasus tersebut telah memenuhi unsur dugaan pidana sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Setelah itu, kita lakukan gelar perkara tadi pagi ya dan memang sudah memenuhi persangkaan ya di Pasal 28 juncto Pasal 45A di UU ITE. Kemudian perkara ini ditingkatkan dari penyelidikan naik ke penyidikan. Jadi sudah naik ke tingkat penyidikan," kata Yusri.

'Obat Corona' yang diklaim oleh Hadi Pranoto ini menjadi ramai diperbincangkan setelah Anji mewawancarainya dan ditayangkan di akun YouTube 'dunia MANJI'. Belakangan, konten tersebut telah dihapus pihak YouTube.

Seperti diketahui, musisi Anji dan Hadi Pranoto resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait video soal klaim Hadi Pranoto menemukan 'obat COVID-19'. Keduanya dilaporkan atas tuduhan menyebarkan berita bohong.

Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan oleh CEO Cyber Indonesia Muannas Alaidid. Laporan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ. tertanggal 3 Agustus 2020.

(mei/mei)