Tilang Elektronik Segera Berlaku di Depok, Ini Sebaran Titik Rawan Pelanggaran

Jehan Nurhakim - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 16:50 WIB
Kendaraan bermotor meilntasi jalan Margonda Raya ditengah pemberlakuan PSBB di Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020). Grandyos Zafna/detikcom
Jalan Margonda Raya Depok (Grandyos Zafna/detikcom)
Depok -

Satuan Lalu Lintas Wilayah Depok segera memberlakukan tilang elektronik bagi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Untuk tahap pertama, tilang elektronik di Depok akan diberlakukan di Jalan Margonda Raya.

Meski begitu, Satlantas Wilayah Depok mencatat sejumlah lokasi yang masih rawan pelanggaran lalu lintas. Selain di Jalan Margonda Raya, pelanggaran lalu lintas yang masih tinggi terdapat di sejumlah titik lainnya.

"Untuk lokasi rawan pelanggaran lalu lintas di wilayah Depok terdapat di Jalan Margonda Raya, Jalan Raya Juanda, Jalan AR Hakim, Jalan Raya Bogor, Jalan Raya Muhtar Sawangan, dan Jalan Tole Iskandar," jelas Kasat Lantas Depok Kompol Erwin Aras Genda dalam keterangan kepada detikcom, Kamis (6/8/2020).

Sementara itu, berdasarkan data Satlantas Depok, total pelanggaran yang ditilang polisi sepanjang Januari hingga Juli 2020 lebih dari 14 ribu kasus.

"Total tilang Satlantas Polres Metro Depok sebanyak 14.378 lembar tilang," jelas Erwin.

Perincian tilang tersebut, Januari sebanyak 3.039 kasus, Februari 3.104 kasus, Maret 4.055 kasus, Mei 969 kasus, dan Juli 3.211 kasus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Lalu Lintas Wilayah Depok akan memberlakukan tilang elektronik bagi pelanggar lalu lintas mulai September 2020. Tilang elektronik tahap pertama akan diberlakukan di jantung Kota Depok, Jalan Margonda Raya.

Untuk menunjang penindakan tilang elektronik di Depok, Satlantas Depok akan memasang sejumlah kamera CCTV mulai pekan depan. Nantinya, kamera tilang elektronik akan terhubung ke command centre Polresta Depok.

Untuk tahap pertama, kamera tilang elektronik akan dipasang di beberapa titik di Jalan Margonda Raya. Tahap berikutnya, kamera akan dipasang di Jalan Raya Bogor.

(mea/mea)