SBY Bantah Anaknya Dapat Jaguar, Ada Kemungkinan Gugat Egi
Rabu, 04 Jan 2006 12:17 WIB
Jakarta - Setelah tiga stafnya, kini giliran Presiden SBY yang gerah dengan 'skandal' Jaguar. SBY membantah putranya mendapatkan mobil mewah itu dari pengusaha Harry Tanoesoedibyo.Bantahan SBY disampaikan lewat Jubir Presiden Andi Mallarangeng di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (4/1/2006)."Nggak sama sekali. Presiden dengan jelas membantah tegas hal tersebut," kata Andi. Terbetiknya kabar tersebut bermula dari laporan Egi Sudjana kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan berdasarkan rumor yang beredar di masyarakat, Egi melaporkan tiga staf presiden yakni Seskab Sudi Silalahi, Jubir Presiden Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng, serta salah satu putra SBY telah menerima masing-masing satu unit Jaguar.Menurut Andi, SBY sangat prihatin dengan tuduhan yang tidak didasari bukti-bukti yang kuat, selain mendekati fitnah dan hanya membuat kerepotan secara sosial. Hendaknya peristiwa ini bisa diambil hikmahnya sebagai satu bentuk peringatan kepada para pejabat publik."Dengan ini saya klarifikasikan bahwa semua tuduhan itu tidak benar. Mudah-mudahan masyarakat bisa melihat itu adalah rumor tidak benar. Mudah-mudahan Bung Egi bisa introspeksi diri," kata Andi mengutip pernyataan SBY.Meski begitu bukan berarti masalah dianggap selesai, Andi mengatakan, pihaknya masih mempelajari kemungkinan melakukan tindakan hukum pada Egi."Kita masih mempelajari berita-berita media massa, apa sih yang dimaksud Bung Egi. Kita nanti lihat opsi-opsi yang ada dan sebagainya," kata Andi.
(umi/)










































