Jokowi Perintahkan Kepala Daerah Atur Sanksi Pelanggar Protokol COVID-19

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 12:42 WIB
Presiden Jokowi melantik lulusan IPDN di Istana Bogor, tahun 2020.
Presiden Jokowi (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan instruksi baru untuk mendisiplinkan warga di era pandemi COVID-19. Jokowi memerintahkan para kepala daerah untuk membikin aturan yang memuat kewajiban hingga sanksi kepada warga pelanggar protokol pencegahan COVID-19.

Perintah Jokowi ke kepala daerah tercantum dalam Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019, diakses detikcom dari situs JDIH Setneg, Kamis (6/8/2020).

Para gubernur, bupati, dan wali kota diminta meningkatkan sosialisasi mengenai protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Kepala daerah diminta Jokowi melibatkan tokoh masyarakat.

Jokowi memerintahkan para kepala daerah menetapkan peraturan gubernur (pergub), peraturan bupati (perbup), atau peraturan wali kota (perwali) yang memuat kewajiban soal protokol COVID-19 hingga sanksi bagi pelanggar protokol itu.

Warga harus diwajibkan patuh menggunakan masker yang menutup hidung-mulut-dagu, membersihkan tangan teratur, menjaga jarak, dan menerapkan hidup bersih serta sehat.

Kepala daerah juga harus melindungi kesehatan masyarakat dengan cara melakukan sosialisasi, menyediakan sarana cuci tangan, hingga menyediakan fasilitas deteksi dini.

Sanksi yang harus diatur oleh kepala daerah berupa teguran lisan-tertulis, kerja sosial, denda administrasi, dan penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha.

Tonton video 'Jokowi Belum Puas Meski Angka Stunting di RI Turun, Menkes Disorot:

[Gambas:Video 20detik]



Berikut adalah petikan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 yang memuat soal perintah Jokowi untuk para kepala daerah:

Selanjutnya
Halaman
1 2