Turut Berduka, MPR Dorong Kemenlu Pastikan Keselamatan WNI di Beirut

Nurcholis Maarif - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 10:11 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan bela sungkawa atas ledakan besar yang terjadi di Ibu Kota Lebanon, Beirut, Selasa (4/8/2020) waktu setempat. Ledakan besar di Lebanon ini menewaskan 135 orang dan melukai 5.000 orang lainnya. Puluhan orang masih dinyatakan hilang dan 300.000 orang harus mengungsi.

"Saya menyampaikan duka cita mendalam atas banyaknya korban jiwa yang jatuh akibat ledakan di Beirut. Semoga mereka yang meninggal diberikan tempat yang layak oleh Allah, dan korban yang luka-luka segera diberikan kesembuhan," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (6/8/2020).

Mantan Ketua DPR RI ini pun meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk terus memantau perkembangan pascaledakan bom tersebut, termasuk memastikan keselamatan WNI di Beirut. Saat ini jumlah WNI yang berada di Lebanon sebanyak 1.447 orang.

"Kemenlu harus terus memonitor perkembangan para korban. Sejauh ini, KBRI Beirut melaporkan hanya satu orang yang menjadi korban luka-luka. Kita harapkan tidak ada lagi WNI yang menjadi korban," kata Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mendorong pemerintah dapat memberikan bantuan kemanusiaan kepada pemerintah Lebanon. Sebab hubungan antara Indonesia dengan Lebanon sudah berlangsung lama.

"Hubungan diplomatik resmi Indonesia dan Lebanon sudah terjalin sejak tahun 1950. Bahkan, Lebanon merupakan negara ketiga yang mengakui kemerdekaan Indonesia, setelah Mesir dan Suriah," tutur Bamsoet.

"Karenanya, saya mendorong pemerintah bisa memberikan bantuan kemanusiaan kepada pemerintah Lebanon," imbuh Bamsoet.

Lebih lanjut Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengimbau semua WNI di Lebanon untuk tetap tenang dan waspada. Para WNI juga diminta untuk mengikuti semua instruksi yang dikeluarkan oleh KBRI Beirut.

"Terus lakukan koordinasi dan ikuti semua kebijakan yang dibuat KBRI Beirut. Jika merasa tidak aman atau khawatir terjadi sesuatu, jangan segan-segan melapor ke KBRI. Sudah menjadi tugas KBRI untuk menjamin keamanan dan keselamatan WNI yang berada disana," pungkas Bamsoet..

Tonton video 'Ledakan di Lebanon Tinggalkan Kawah yang Menganga':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)