Stok Darah Menipis Selama Pandemi, PMI Padang Jemput Bola Ajak Warga Donor

Jeka Kampai - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 02:02 WIB
Presiden Direktur Panin Bank Herwidayatmo bersama Presiden Direktur PT Panin Dai-ichi Life Fadjar Gunawan dan Wakil Presiden Direktur Koichi Nishiyama serta Ketua Bidang Relawan Palang Merah Indonesia Pusat H. Muhammad Muas meninjau aksi sosial donor darah Panin Bank, di Jakarta, Selasa (19/2/2019). Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat menghimpun 35.000 kantong darah dalam setahun. Sampai dengan Februari 2019 telah terhimpun sekitar 5.000 kantong darah dan membagikan 5.000 polis asuransi Sigap.
Ilustrasi donor darah (Foto: Rachman Haryanto)
Padang -

Ketersediaan darah di PMI Padang, Sumatera Barat menipis sejak pandemi COVID-19. Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Padang, dr. Widyarman, mengatakan kondisi kekurangan stok darah sudah dialami sejak awal pandemi.

"COVID-19 sangat berpengaruh kepada stok darah PMI Padang. Kan kita dilarang berkumpul-kumpul dan donor darah biasanya kan berkumpul," kata Widyarman kepada wartawan, Rabu (5/8/2020).

Menurut Widyarman, ada ketakutan dari pendonor untuk mendonorkan darahnya lantaran setiap kali donor darah biasanya cenderung ada kerumunan. Widyarman menyebut sebelum pandemi Corona, PMI Padang selalu punya stok darah 1.000 kantong lebih setiap harinya.

Sementara, rata-rata kebutuhan darah dari PMI Padang setiap hari adalah 150 kantong. Kebutuhan darah itu tak berubah meski ada pandemi.

Di sisi lain, sejak pandemi Corona, stok darah di PMI Padang setiap hari hanya di bawah 500 kantong. Bahkan, saat ini stok darah yang tersedia di PMI Padang hanya sekitar 200 kantong.

Untuk menyiasati hal itu, Widyarman mengatakan PMI Padang kata harus melakukan upaya jemput bola untuk memenuhi kebutuhan darah. PMI Padang meminta para pendonor tetap mendonorkan darahnya meski di tengah kondisi pandemi.

"Kami beritahukan kepada pendonor tetap melalui SMS, grup WhatsApp, agar mereka tetap berdonor," ujarnya.

(azr/azr)