Ketum IIPG Ajak Perempuan Golkar Berkomunikasi Efektif Lewat Medsos

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 18:54 WIB
Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG)
Foto: Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG)
Jakarta -

Ketua Umum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga Hartarto mengatakan kehadiran teknologi media digital merupakan hal esensial untuk bisa bertahan di dunia politik. Bukan saja untuk mendapatkan suara dan simpati publik, tetapi juga untuk bagaimana cara berkomunikasi secara efektif.

"Dengan adanya sosial media tidak ada lagi hambatan untuk berkomunikasi maupun berdiskusi dengan masyarakat," ujar Yanti Airlangga Hartarto, dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2020).

Hal itu disampaikan Yanti saat memberikan sambutan dalam acara diskusi virtual bertajuk 'Pelatihan Virtual Komunikasi Efektif Menggunakan Facebook dan Instagram' di Jakarta. Diskusi tersebut diselenggarakan oleh Bidang Media, Opini Partai Golkar (MPO), dan Perempuan Golkar Untuk Indonesia, serta bekerja sama dengan Facebook Indonesia yang diikuti seluruh kader-kader perempuan yang berada di organisasi sayap Partai Golkar. Pelatihan virtual ini pun diikuti tidak kurang dari 250 Perempuan Partai Golkar.

Menurut Yanti, saat ini banyak pihak yang memanfaatkan media sosial (medsos) untuk berbagi pesan guna membangun opini untuk mendukung tujuan politik. Ia berharap kader Perempuan Partai Golkar mampu menangkap peluang di zaman teknologi media digital, pada saat masyarakat semakin terintegrasi melalui internet terutama sosial media.

"Perempuan Golkar Indonesia di berbagai sayap Golkar sangat aktif dan memiliki program-program yang sangat baik. Akan lebih baik lagi jika program yang baik dan keaktifan kader perempuan Golkar itu, terpublikasi di medsos, hal ini tentunya akan mendukung kemajuan Partai Golkar," ungkapnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia perlu memasuki masa transformasi digital dengan menyiapkan perluasan infrastruktur telekomunikasi. Pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan transformasi digital penting dalam penanggulangan COVID-19.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Meutya Hafid mengatakan transformasi digital yang dicanangkan pemerintah akan membuat media sosial berkembang semakin pesat serta memiliki kekuatan untuk memberikan dampak yang besar dalam ranah politik. Dengan kata lain, Meutya menilai sosial media telah menjadi media baru untuk mempengaruhi politik, baik perilaku politik pemilih dalam membangun persepsi atas tindakan atau keputusan aktor-aktor politik yang interaktif dan melibatkan masyarakat.

"Interaksi yang terjadi di sosial media menjadi penting, karena dapat menunjukkan pencapaian-pencapaian maupun gagasan yang dapat memberikan gambaran kepada masyarakat terkait kinerja aktor politik," ujar Meutya.

Dalam kesempatan yang sama, Manajer Kebijakan Publik Facebook Indonesia Hazelia Margaretha menyambut baik kerja sama antara Facebook dengan Partai Golkar khususnya kader Perempuan Golkar Untuk Indonesia. Pihaknya berharap pelatihan ini menjadi awal kerja sama Facebook dengan Partai Golkar yang bisa membantu kerja-kerja dari kader perempuan Golkar untuk menggunakan sosial media. Serta tentunya dalam hal membangun hubungan dengan konstituen dan mendengar aspirasi masyarakat secara lebih efektif.

"Facebook berterima kasih sekali dengan Partai Golkar yang telah bekerja sama dengan Facebook dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Program pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Facebook untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan berbagai instansi dan organisasi politik dan pemerintah dalam memperkuat demokrasi Indonesia," ungkap Hazelia.

(akn/ega)