Jemaah Haji Indonesia Menang Hadiah Arloji Mewah Saat Karantina

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 12:51 WIB
Jemaah haji pemenang arloji mewah (Dok. KBRI Riyadh)
Foto: Jemaah haji pemenang arloji mewah (Dok. KBRI Riyadh)
Riyadh -

Salah seorang jemaah haji asal Indonesia memenangkan arloji mewah dalam sebuah perlombaan. Perlombaan ini diadakan bagi jemaah haji yang sedang menjalani karantina di tengah Corona.

Dalam pernyataan yang rilis oleh KBRI Riyadh, Selasa (4/8/2020) jemaah haji asal Indonesia itu bernama Abdul Muhaimin (26). Pemuda asal NTB ini adalah satu di antara 16 WNI yang dilaporkan terpilih oleh Pemerintah Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji istimewa tahun 1441 H/2020 M.

Jalan Muhaimin untuk menunaikan ibadah haji tahun ini terbilang tidak mulus. Dia sempat dicurigai terinfeksi Corona pada Selasa (28/7/2020) malam atau sekitar 12 jam sebelum prosesi ibadah haji dimulai. Dia sempat lemas ketika mengetahui hal itu.

Selama 3 hari bersama dengan para calon jamaah haji lain dia menjalani menginap di tempat karantina fasilitas mewah di hotel bintang lima di Aziziyah, Mekkah

Di tengah kegalauan tersebut, Muhaimin mengaku mendapatkan dukungan dari KBRI Riyadh. "Staf KBRI Riyadh atas arahan Duta Besar Agus Maftuh Abegebriel dengan bijak memberikan nasihat dan dukungan terus-menerus," ujar Muhaimin.

"KBRI Riyadh juga mengajak saya terus berdoa agar terdapat jalan atau keajaiban sehingga saya bisa mengikuti ibadah haji," sambung pemuda yang sudah 2 tahun bermukim dan mengaji di Mekkah ini.

Sementara itu Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan pihaknya mengirim diplomat untuk mendampingi para WNI yang sedang menjalani ibadah haji.

"Saya tugaskan khusus seorang diplomat alumni Al-Azhar Kairo, Agus Hidayatulloh untuk melakukan pendampingan dengan "cara digital" terhadap para WNI yang lolos seleksi haji" tegas Duta Besar Agus Maftuh.

Muhaimin kembali mendapatkan tambahan anugerah. Muhaimin mendapatkan hadiah berupa jam tangan mewah melalui perlombaan yang diikutinya. "Jadi setiap hari kita diberi kegiatan yang mengasyikkan untuk mengimbangi social distancing juga karantina yang diterapkan selama pelaksanaan ibadah haji," ujar Muhaimin.

Selanjutnya
Halaman
1 2