Jokowi Minta Bawahannya Yakinkan Pemilih soal Pilkada 2020 Aman Corona

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 10:16 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Muchlis Jr/Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap tingkat partisipasi pemilih pada pergelaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2020 tetap baik meski dilakukan di tengah masa pandemi. Ia menegaskan pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus memastikan keselamatan pemilih dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Kita juga harus bisa meyakinkan pemilih bahwa KPU, juga pemerintah, sangat concern terhadap kesehatan dan keselamatan dari COVID, sehingga penerapan protokol kesehatan yang ketat akan memberikan rasa aman, yang kita harapkan tingkat partisipasi pemilih tetap pada kondisi yang baik," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas persiapan Pilkada 2020 yang disiarkan di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (5/8/2020).

Jokowi mengatakan masyarakat tak perlu khawatir akan pelaksanaan pemilu di tengah pandemi. Pasalnya, sejumlah negara di dunia telah melakukan hal serupa.

"Saya juga melihat beberapa negara telah menyelenggarakan pemilu di masa pandemi ini, baik pemilu lokal maupun pemilu nasional, seperti di Singapura, Jerman, Prancis, Korea Selatan," ungkap Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi menyebut pandemi Corona bisa menjadi momentum untuk mengaplikasikan sejumlah inovasi baru dalam pemilu, baik dari sisi penyelenggara maupun dari sisi peseta.

Jokowi melaporkan telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Hal tersebut terkait antisipasi keamanan dan keselamatan penyelenggaraan pemilu di tengah pandemi.

"Saya sudah mendapatkan laporan dari Menteri Dalam Negeri mengenai kesiapan anggaran dan nanti saya meminta laporan antisipasi keamanan dan kerawanan dalam pilkada ini yang menyangkut kurang-lebih 270 pilkada, baik pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota," tuturnya.

Tonton video 'Jokowi Tak Ingin Pilkada 2020 Jadi Klaster Baru Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/fjp)