Round-Up

Jaksa Pinangki Hilang Posisi, Suami Kena Mutasi di Polri

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 08:15 WIB
Gedung Mabes Polri
Foto Gedung Mabes Polri: Ari Saputra
Jakarta -

Jaksa Pinangki dibebastugaskan dan kini terancam dipidana karena diduga membantu terpidana Joko Soegiarto TJandra alias Djoko Tjandra. Tidak hanya posisi Jaksa Pinangki yang berada di ujung tanduk karena Djoko Tjandra, tetapi suami Jaksa Pinangki juga terkena dampaknya.

Suami Jaksa Pinangki Sirna Malasari, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, kena mutasi di tubuh Polri. Keputusan mutasi Napitupulu Yogi Yusuf tertuang dalam surat telegram Nomor: ST/2247/VIII/KEP./2020 yang terbit pada Senin (3/8/2020). Surat itu ditandatangani atas nama Kapolri, oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan.

Napitupulu dimutasi dari jabatan Kasubbag Opsnal Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menjadi Kasubbag Sismet Bagian Pengkajian Sistem Rojianstra Slog Polri.

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, mengatakan bahwa mutasi Napitupulu Yogi adalah hal biasa. Mutasi dilakukan untuk penyegaran organisasi.

"Mutasi biasa untuk penyegaran organisasi," kata Argo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (4/8).

Argo tidak menjelaskan detail apakah AKBP Napitupulu Yogi dimutasi karena kasus istrinya, Jaksa Pinangki atau bukan. Polri menegaskan mutasi AKBP Napitupulu Yogi Yusuf tidak ada kaitannya dengan pembebastugasan sang istri, Jaksa Pinangki yang terbukti melakukan melanggar disiplin.

"Mutasi sebenarnya kewenangan bapak Kapolri dan mutasi tersebut memang suatu penyegaran organisasi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/7).

"Tidak, tidak terkait (dengan Pinangki), karena memang penugasan yang bersangkutan tidak ada hubungannya dengan ini," lanjutnya.

Sekilas Tentang Kasus Jaksa Pinangki

Jaksa Pinangki sebelumnya menjadi buah bibir setelah fotonya yang viral beredar di media sosial bersama Djoko Tjandra dan Anita Kolopaking, yang merupakan pengacara Djoko Tjandra. Saat itu, Pinangki masih menjabat sebagai Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan.

Pihak Kejaksaan Agung ( Kejagung) kemudian melakukan pemeriksaan internal kepada pejabatnya yang diduga berkaitan dengan terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali itu.

Setelah proses penyelidikan, akhirnya pihak Kejagung pun membeberkan hasil pemeriksaan tersebut. Kejagung memutuskan membebastugaskan Pinangki dari jabatannya.

"Wakil Jaksa Agung telah memutuskan, sesuai keputusan Wakil Jaksa Agung Nomor Kep/4/041/B/WJA/07/2020 tanggal 29 Juli 2020 tentang penjatuhan hukuman disiplin tingkat berat berupa pembebasan dari jabatan struktural. Artinya di-nonjob-kan kepada terlapor (jaksa Pinangki)," kata Hari Setiyono di Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu 29 Juli 2020.

Tonton video 'Polri Sebut Mutasi Suami Jaksa Pinangki Tak Terkait Kasus Djoko Tjandra':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2