Round-Up

Reaksi Partai soal Jokowi yang Minta Bawahan Tak Boleh Santai

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 05:36 WIB
Presiden Jokowi.
Foto: Presiden Jokowi (Muchlis Jr-Biro Pers Setpres)

PPP: Menunjukkan Persoalan Serius di Kabinet

Wakil Ketua Umum PPP, Arwani Thomafi menilai seharusnya kementerian-lebih berkoordinasi lebih solid.

"Pernyataan presiden yang kembali marah terhadap kinerja menterinya setelah sebelumnya pada 18 Juni 2020 lalu membuka rekaman kemarahan Presiden kepada para menteri menunjukkan persoalan serius di tubuh kabinet," kata Arwani kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Dia mengatakan semenjak dibentuknya Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional seharusnya pemerintah sudah tancap gas menangani permasalahan pandemi di Tanah Air. Namun, menurut dia, tim khusus yang dibentuk justru tak berjalan efektif.

"Hampir setengah bulan kerja komite ini semestinya tancap gas untuk menerjemahkan Perpres 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi. Semestinya koordinasi antar Kementerian/Lembaga jauh lebih solid dengan keberadaan komite ini," ujar Arwani.

Arwani menilai para pembantu Presiden itu tak bisa menerjemahkan kebijakan yang bercirikan senses of crisis di lapangan. "Ini persoalan serius karena bagaimana mungkin para pembantu presiden tidak memahami instruksi presiden yang clear dan terang tersebut," katanya.

Halaman

(aan/idn)