Urai Kepadatan KRL, Bus JR Connexion dari Stasiun Bogor Dioperasikan

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 11:12 WIB
Bogor
Foto: Pemkot Bogor
Jakarta -

Bus Jabodetabek Residence Connexion (JR) Connexion dari apartemen Grand Central, samping pintu masuk Stasiun Bogor, mulai beroperasi hari ini. Tambahan armada JR Connexion yang dikelola Perum PPD tersebut melengkapi armada bus JR Connexion lainnya di Kota Bogor yang berangkat dari Tamansari Persada, Tanah Sereal, Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan uji coba operasi JR Connexion dari perum PPD ini ditujukan untuk mengurai kepadatan penumpang KRL dan kemacetan di Jakarta.

"Kalau dibilang membantu, sangat membantu. Tapi kalau bicara apakah cukup, belum tentu. Oleh karena itu kolaborasi ini harus terus bertambah lagi untuk menjangkau segmentasi penumpang lain, menambah titik lain dan menambah moda lain," ujar Bima dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8/2020).

Bima menekankan, Pemkot Bogor akan melanjutkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait dalam penyediaan sarana transportasi buat masyarakat.

"Ini bukan akhir, nanti pasti ada kolaborasi lagi. Karena bagaimanapun harus berpikir 20 ribu penumpang dari Bogor ke Jakarta pada hari biasa itu bisa dilayani dengan baik tanpa antrean dan berdesakan. JR Connexion sebagai salah satu alternatif saja. Solusi yang ditawarkan ini saya kira bukan untuk Bogor saja ya, tapi juga membantu ganjil genapnya Jakarta, sehingga banyak warga yang pilih pakai kendaraan umum. Busnya juga saya lihat tadi sudah sangat nyaman," sambung Bima.

Bus JR Connexion dari apartemen Grand Central kini beroperasi dengan tarif promo Rp 15 ribu. Ada tiga trayek yang dilayani, yaitu menuju Stasiun Juanda berangkat pukul 05.15, 05.45, 07.30 WIB, tujuan Stasiun Manggarai keberangkatan 05.20, 05.50, 07.40 WIB, dan tujuan Stasiun Tebet keberangkatan 05.30, 06.00, 07.45 WIB. Trayek tersebut juga melayani jam pulang dari tiga titik tujuan tadi menuju Stasiun Bogor.

Direktur Utama PPD Pande Putu Yasa merinci, ada tiga titik pemberangkatan JR Connexion di Bogor. Dua titik di Kota Bogor (Grand Central Stasiun Bogor dan Tamansari Persada) dan satu titik di Kabupaten Bogor, yakni Sentul City.

Bus dari Tamansari Persada Bogor melayani dua trayek, yakni menuju Blok M dan Juanda dengan jam keberangkatan 05.30, 06.00 dan 09.00 WIB. Harga tiket promo yang ditawarkan adalah Rp15 ribu. Sementara itu, dari Sentul City atau tepatnya depan Masjid Besar Jabal Nur jam keberangkatan dimulai pukul 05.30, 06.00 dan 09.00 WIB dengan harga tiket Rp 25 ribu menuju Pasar Raya Blok M.

"Nanti ke depan, baik di Kota Bogor atau di perumahan di manapun akan dibuka pelung pembukaan titik-titik baru. Ini merupakan bentuk kepedulian dari pemerintah dalam hal ini dipercayakan kepada Perum PPD untuk memberikan sumbangsih pelayanan transportasi sebaik mungkin kepada masyarakat. Kalau kita berbicara bisnis ada untung ruginya. Setiap membuka trayek baru pasti rugi, tapi kami tidak melihat ke sana," tutur Pande.

"Rencana kami juga dari sana Sentul City ada beberapa feeder dari Kota Bogor (dengan Trans Pakuan). Semoga JR Connexion bisa menjadi alternatif moda transportasi selain KRL," imbuh Pande.

Kepala BPTJ Polana B Pramesti menambahkan layanan bus JR Connexion selain bisa mengurai kepadatan KRL, juga diharapkan bisa menjadi pilihan bagi warga yang biasa melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Ia memaparkan data tahun 2019 mencatat rata-rata ada 88 juta kali pergerakan orang di Jabodetabek per hari, dari penduduk yang jumlahnya sekitar 30 juta orang. Hal itu, kata Polana, menjadi penyebab kemacetan lalu lintas yang menimbulkan kerugian trilunan rupiah

"Kita targetkan juga di 2029 pengguna angkutan umum mencapai 60 persen. Pada 2019 baru 32 persen, kita dorong terus masyarakat agar bisa menggunakan transportasi umum. Sejalan dengan itu juga tentu fasilitas layanan harus ditingkatkan, salah satunya dengan menghadirkan JR Connexion ini," tuntas Polana.

Tonton video 'KRL Tambah 5 Perjalanan Rute Rangkasbitung-Tanah Abang':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)