Kedubes Arab Saudi Tolak Visa 222 Jamaah Haji Khusus

Kedubes Arab Saudi Tolak Visa 222 Jamaah Haji Khusus

- detikNews
Selasa, 03 Jan 2006 23:13 WIB
Jakarta - Meskipun telah mengantongi barcode, sebanyak 222 calon jamaah khusus dari penyelenggara PT Wisata Idaman batal pergi ke tanah suci. Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta menolak memberikan visa karena sistem on linenya telah ditutup."Permohonan visa PT Wisata Idaman ditolak Kedubes Arab Saudi karena sistem informasinya telah ditutup," kata Kahumas Departemen Agama (Depag) Soefyanto ketika dihubungi detikcom, Selasa (3/11/2005).Barcode adalah bukti penyelesaian biaya pemondokan atau penginapan dan biaya lainnya di Arab Saudi sebagai syarat pengurusan visa. Menurut Soefyanto, sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi, waktu terakhir pengurusan barcode adalah 27 Desember 2005. Kemudian diperpanjang hingga 31 Desember 2005."Hal ini sebenarnya telah diberitahukan Depag kepada penyelenggara haji swasta. Namun kita tetap memprosesnya ke Kedubes. Namun ternyata ditolak. Meski begitu kita berterimakasih kepada Kedubes Arab Saudi telah memperpanjang waktu," jelasnya.Seperti diketahui, PT Wisata Idaman mempunyai konsorsium yang terdiri PT Aurora dan PT Bali Agung. PT Aurora memiliki 105 calon jamaah haji dan PT Bali Agung memiliki 84 calon jamaah haji. Sedangkan PT Wisata Idaman memiliki 54 calon jamaah, sehingga total dari tiga perusahaan ini ada 243 calon jamaah haji.Namun, 5 jamaah mengundurkan diri. Kemudian pada saat barcode telah diperoleh, sebanyak 16 jamaah mengundurkan diri. Sehingga jamaah yang masih ada berjumlah 222 orang. Belum diketahui mengapa 21 jamaah itu mengundurkan diri.Sebelumnya, pada 1 Januari 2006, penyelenggara haji swasta PT Ziar Nidaul Haramain dan PT Annatama Purna berhasil memberangkatkan hampir seluruh jamaahnya. Padahal Depag sebelumnya telah memastikan jamaah dari penyelenggara ini batal ke tanah suci.PT Ziar memberangkatkan 68 dari 70 jamaahnya, sedangkan PT Annatama memberangkatkan seluruh jamaahnya yang berjumlah 46 orang.68 Jamaah MeninggalSoefianto menjelaskan, hingga saat ini telah diberangkatkan 449 kloter jamaah haji biasa dengan jumlah penumpang 181.395 orang. Untuk jamaah haji khusus, sebanyak 10.262 orang telah diberangkatkan.Pada hari ini, sebanyak 4 orang meninggal dunia, sehingga total jamaah haji Indonesia yang telah meninggal berjumlah 68 orang. (ton/)


Berita Terkait