BLT II Ditunda di Yogya, Ratusan Warga Miskin Kecele

BLT II Ditunda di Yogya, Ratusan Warga Miskin Kecele

- detikNews
Selasa, 03 Jan 2006 17:39 WIB
Yogyakarta - Ratusan keluarga miskin di Yogyakarta kecele. Pasalnya, mereka tidak tahu kalau penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT) tahap kedua itu ditunda hingga bulan Maret 2006. Padahal mereka sudah mendatangi Kantor Pos Besar Yogyakarta. Warga miskin yang sebagian besar warga Kota Yogyakarta itu sudah mendatangi kantor pos sejak pukul 08.00 WIB. Mereka yang sebagian besar datang menumpang becak, sepeda ataupun naik bus kota itu langsung ikut antre di loket pembayaran. Para petugas di loket terpaksa menjelaskan satu per satu kepada warga miskin yang sedang antre. Dengan sabar, petugas memberikan penjelasan menggunakan pengeras suara dan tulisan yang ditempel sekitar loket bila pencairan dana tidak dilakukan sekarang ini. Namun petugas sendiri mengaku tidak tahu kapan jadwal pembayaran BLT tahap kedua di DIY. Akibatnya banyak warga yang kecewa dan terpaksa pulang ke rumah karena tidak bisa membawa uang dana BLT tahap kedua. Warsino (60), warga Gampingan Kecamatan Wirobrajan Yogyakarta, menyatakan, dirinya bersama beberapa orang tetangganya pada tahap pertama lalu sudah mendapat dana sebesar Rp 300 ribu. Saat ini berharap bantuan dana tahap kedua sudah dapat dicairkan untuk membeli beberapa barang kebutuhan, tetapi ditunda. "Setahu saya, pencairan dana tahap kedua ini awal bulan Januari seperti saat diumumkan pada bulan Oktober lalu, ternyata ditunda sampai kapan juga belum ada kejelasan," katanya kepada wartawan di Kantor Pos besar Yogyakarta di Jl Senopati, Selasa (3/1/2006). Sementara itu Kepala Kantor Pos Besar Yogyakarta, Syahrulah, mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima instruksi dari Kantor Pos Pusat untuk penyaluran BLT tahap kedua. Selama dua hari ini, Kantor Pos Yogyakarta banyak kedatangan warga miskin yang hendak mencairkan dana. "Kami tidak bisa apa-apa, hanya bisa memberikan penjelasan bila pencairan tidak dilakukan pada bulan ini. Sampai ada pengumuman resmi dari pusat," katanya. Menurut dia, sebelum dana dicairkan, Kantor Pos sudah mempunyai daftar penerima dari pusat. Kantor Pos di daerah tinggal memberikan dana tersebut kepada warga miskin sesuai dengan daftar yang tercantum sebagai penerima bantuan. "Sampai sekarang daftarnya belum kami terima. Data yang ada masih sama dengan daftar penerima SLT tahap I lalu. Padahal dari data itu, ada yang dicoret dan ditambahi. Kami masih menunggu daftar dari BPS dan intruksi dari pusat," kata Syahrulah. (nrl/)


Berita Terkait