Jubir Gugus Tugas Simalungun Beserta Istri dan 3 Anaknya Sembuh dari Corona

Datuk Haris Molana - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2020 14:43 WIB
Poster
Ilustrasi pasien Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Simalungun -

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Simalungun Akmal Siregar bersama istri dan tiga anaknnya dinyatakan sembuh dari Corona (COVID-19). Keluarga Akmal pun telah kembali ke rumah.

"Benar (sembuh). Kami masuk rumah sakit pada 10 Juli dan keluar pada 30 Juli 2020," kata Akmal Siregar saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (1/8/2020).

Akmal menyebutkan dirinya beserta istri dan ketiga anaknya sudah keluar dari RS. Sekarang kembali ke rumah.

"Alhamdulillah kami semuanya sudah kembali ke rumah," sebut Akmal.

Akmal juga menceritakan saat dirinya diisolasi. Menurutnya, isolasi berfungsi memutus rantai penyebaran COVID-19. Kemudian, menjaga diri dan keluarga dekat atau orang di sekitar yang disayangi untuk tidak terpapar.

"Isolasi bukan penjara. Di RS kita dibuat nyaman, pelayanannya baik. Diberi olahraga bersama dua kali dalam seminggu. Suasana dibuat have fun, diberi motivasi sehat. Yang artinya imun tubuh kita akan naik dengan sendirinya. Obat yang kita makan juga akan menjadi obat penyembuh," ujar Akmal.

Akmal berpesan, jika mempunyai gejala, segeralah melapor ke puskesmas agar diberi perawatan. Dia juga mengatakan isolasi diri itu justru kunci penting untuk kesembuhan dari Corona.

"Isolasi, kita dirawat agar cepat sembuh. Saat ini di Simalungun, posisi pasien dirawat dengan yang sembuh jauh sekali perbandingannya, signifikan sekali untuk memotivasi masyarakat untuk dirawat," ujar Akmal.

Sebelumnya, Akmal Siregar mengaku dirinya dan sejumlah keluarganya positif Corona. Akmal mengaku kondisinya saat itu dalam keadaan sehat.

"Benar, saya, istri, dan tiga orang anak. Totalnya lima orang positif COVID-19," sebut Akmal, Minggu (12/7/2020).

"Alhamdulillah sehat. Siapa saja bisa terpapar COVID-19. Ini risiko pekerjaan saya. Ini bukanlah aib bagi keluarga kami. Selama ini bicara COVID-19. Sekarang diperkenalkan langsung dengan Mr COVID-19. Masyarakat tetap patuh dan taat menjalankan protokol kesehatan," imbuh Akmal.

(zap/zap)