Golkar Minta Depdagri Pertemukan Badrul dengan Nurmahmudi
Selasa, 03 Jan 2006 14:17 WIB
Jakarta - Konflik Pilkada Depok belum berakhir. Kini giliran Partai Golkar menginginkan agar Depdagri menfasilitasi pertemuan antara kubu Badrul Kamal dengan kubu Nurmahmudi Ismail. Tujuan pertemuan itu adalah untuk mencari solusi dan rekonsiliasi atas sengketa pilkada Depok."Golkar menyarankan pemerintah mengundang kandidat dan parpol untuk mencairkan kebuntuan pilkada Depok ini," kata Pengurus DPP Partai Golkar Syamsul Muarif usai penandatanganan berita acara penyerahan bantuan bagi parpol di Gedung Depdagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (3/1/2006).Menurut dia, jika proses hukum mengalami deadlock, maka konsensus politik harus dilakukan untuk mencari win-win solution. Bagi Golkar, lanjutnya, putusan MA bertentangan dengan UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemda, dan Peraturan MA No. 2 tahun 2005. Apalagi keputusan Pengadilan Tinggi (PT) sudah merupakan keputusan final dan mengikat."PK yang dikeluarkan itu sudah keluar dari porsinya terkait pilkada Depok. Golkar tentunya akan mengajukan masalah ini ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena MA sudah melanggar UU," ujarnya.Selain itu, Golkar juga membangun kebersamaan dengan partai politik lain seperti yang sudah terjadi saat ini, dimana mayoritas di DPRD Depok telah menolak keputusan MA."Golkar juga akan mengangkat masalah ini melalui DPR. Golkar menilai putusan MA itu adalah preseden buruk bagi penegakan hukum. Sebab jika dibiarkan, seorang calon yang telah dimenangkan oleh PT akan memancing PK-PK lainnya," ujar dia.
(san/)











































