Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 200 Kg Sabu dari Myanmar

Kadel Melda L - detikNews
Rabu, 29 Jul 2020 17:53 WIB
Ilustrasi narkoba, sabu putau ganja
Foto Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan kilogram (kg) narkoba jenis sabu yang diselipkan ke sejumlah karung berisi jagung. Wakabareskrim Irjen Wahyu Hadiningrat menyebut ratusan kg sabu itu berasal dari Myanmar.

"Kerja sama antara Bareskrim, Direktorat Narkotika Bareskrim, dan Polda Babel (Bangka Belitung), juga dengan jajaran Bea-Cukai, di mana dalam operasi Sandi White Corn 2020. Adapun keberhasilan ini kita mengungkap 200 kg sabu-sabu," kata Wahyu saat konferensi pers di kompleks pergudangan Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/7/2020).

Wahyu menjelaskan rute pengiriman ratusan kilogram sabu ini. Menurutnya, ratusan kg tersebut lebih dulu masuk Kepulauan Riau, sebelum akhirnya dikirim ke Jakarta.

"Yang ingin kami jelaskan, kronologisnya adalah di mana barang ini berasal dari Myanmar melalui rute Malaysia, (transit) kemudian masuk Kepulauan Riau, kemudian Babel dan terus ke Jakarta melalui Tanjung Priok," ungkap Wahyu.

Wahyu menyebut ada hal menarik yang berhasil diungkap. Kata dia, dalam karung berisi jagung yang digunakan untuk menyimpan sabu juga ditaruh metal. Gunanya, agar mudah diketahui di karung mana sabu itu berada saat dideteksi menggunakan metal detector.

"Di dalam barang bukti ini yang sangat unik adalah, di mana di dalam 1 karung yang berisi sabu ini ditaruh metal," tuturnya.

Pengungkapan kasus ini bermula pada 21 Juli 2020, ketika Polda Babel menerima informasi dari jasa pengiriman barang antarpulau di Pangkal Pinang. Jasa pengiriman tersebut mencurigai ada narkoba yang disembunyikan dalam karung.

Hasil pemeriksaan terhadap pihak jasa pengiriman didapat bahwa telah terkirim sebanyak 400 karung. Ratusan karung itu dikirim ke beberapa kota.

"Jadi, jenis barang ini masuk sejumlah 400 karung. Kemudian 287 masuk ke gudang di sekitar Jakarta Timur, kemudian 60 karung masuk ke gudang yang ada di daerah Ancol. Saat ini kita berada berjumlah 73 karung dengan total kurang-lebih 8 kg," ujar Wahyu.

Selanjutnya
Halaman
1 2