Ketua DPR Tak Setuju Tunjangannya Dinaikkan
Selasa, 03 Jan 2006 11:13 WIB
Jakarta - Mendapat tunjangan jutaan rupiah ternyata membuat Ketua DPR Agung Laksono tidak enak hati. Agung merasa tunjangannya selama ini sudah cukup, sehingga tidak perlu dinaikkan lagi."Tunjangan pimpinan DPR selama ini sudah cukup. Karenanya, jika ada kenaikan tunjangan saya tidak setuju," kata Ketua Agung Laksono kepada wartawan di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (3/1/2005).Menurut Agung, ia sudah memeriksa anggaran DPR dan tidak ada kenaikan tunjangan untuk pimpinan."Kalau pun ada saya tidak setuju, yang ada selama ini sudah cukup untuk situasi sekarang," kata Agung.Sebagai informasi, akhir pekan lalu, beredar kabar bahwa gaji dan tunjangan Agung melonjak hingga 100%. Jadi tiap bulan Agung membawa pulang lebih Rp 80 juta. Tapi Agung hari ini telah menyangkalnya.Dana TaktisSementara, mengenai dana taktis presiden, angka Rp 2 miliar dianggap Agung cukup besar. Namun karena kebutuhan presiden cukup besar, ia bisa memaklumi.Hanya saja karena tunjangan itu atas nama negara, maka pemerintah harus transparan.Menurut Agung, DPR akan melakukan pembenahan soal dana taktis agar dibuat secara pasti dan tidak diberikan secara langsung. "Format baru itu akan dibuat oleh panitia anggaran dan BURT," kata Agung.
(umi/)











































