Pemilik Kelontong Bertahan di Tengah Pandemi Berkat Jualan via Online

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 18:37 WIB
GrabKios
Foto: Dok. GrabKios
Jakarta -

Pandemi kali ini telah memberikan dampak yang signifikan terhadap ekonomi Indonesia yang di mana 99,99% entitas bisnisnya adalah pelaku UMKM. Tentunya berbagai cara dilakukan agar UMKM terus bertahan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi agar dapat menyelamatkan pelaku UMKM dari pandemi ini.

Memang tidak semua UMKM sudah melek digital, namun tak dapat dipungkiri bila digitalisasi adalah jalan keluar dari masalah yang dihadapi oleh para pelaku UMKM. Hal ini juga yang dirasakan oleh salah satu pasangan suami istri (Pasutri) Nicodemus dan Erika yang tak pantang menyerah dalam menjalan usaha toko kelontong milik mereka selama pandemi.

"Sekarang semua toko sepi, barang banyak yang nggak jalan (terjual)," ujar Nicodemus dilansir di Instagram resmi GrabKios Indonesia, Selasa (28/7/2020).

Mereka pun tidak menyangka akan kedatangan dari pandemi ini yang secara tiba-tiba. Dengan situasi pembatasan sosial saat ini, mereka harus mencari jalan keluar agar dapat tetap berjualan di tengah pandemi. Mereka pun memanfaatkan teknologi untuk solusi yang menguntungkan berjualan di kondisi yang serba sulit saat ini.

Nicodemus menggunakan WhatsApp untuk melayani pesanan pelanggan dan memberikan layanan pesan antar untuk para pelanggannya. Kalau dulu layanan pesan antar hanya digunakan untuk pembelian galon, kini semua produk yang dipesan pelanggan akan diantarkan ke rumah, tentunya tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Selain itu, Nicodemus dan Erika yang sudah 20 tahun membuka toko kelontongnya juga memilih bergabung dengan GrabKios untuk memajukan usaha mereka. GrabKios membantu mereka untuk memberikan layanan BPJS atau bayar tagihan bulanan. Biasanya para pelanggan setelah bayar tagihan juga akan berbelanja di toko mereka.⁣

Nicodemus dan Erika merupakan satu di antara para pedagang yang tengah berjuang di masa pandemi ini. Tapi, mereka tidak menyerah dan terus semangat untuk maju.

(prf/ega)