Klaim Naik Dua Kali Lipat, BPJAMSOSTEK Lakukan Langkah Antisipasi

Reyhan Diandri - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 20:17 WIB
BPJamsostek
Foto: BPJamsostek
Jakarta -

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto mengungkapkan selama masa pandemi ini BPJS Ketenagakerjaan tengah mengalami angka kenaikan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kecelakaan Kerja yang cukup pesat. Adapun ia menyebutkan kenaikan klaim mencapai dua kali lipat.

"Selama pandemi ini memang ada kenaikan jumlah klaim di BPJAMSOSTEk jadi kalau kita lihat dari bulan ke bulan, kita potret dari bulan Juni 2020 dibanding Juni 2019 itu kenaikannya hampir 2 kali lipat," ujar Agus, dalam acara penyerahan santunan JKK alm Taka & alm Jamaludin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/7/2020).

Menurut Agus, dalam mengatasi kenaikan angka klaim tersebut BPJAMSOSTEK juga sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Langkah-langkah ini dibuat agar pemberian layanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan lancar.

"Namun demikian kita sudah siapkan segala infrastrukturnya, kemudian pendanaannya kita permudah, dan kita percepat untuk memberikan pelayanan yang semula kita layani satu-satu saat ini kita layani langsung berbarengan," ujarnya.

Selama pandemi berlangsung, Agus mengungkapkan BPJAMSOSTEK turut pula melakukan adaptasi pelayanan yang mengedepankan protokol-protol kesehatan. Tanpa harus bertemu secara fisik denganpetugas, masyarakat bisa melakukan klaim jaminan dari rumah.

"Kita juga melakukan adaptasi pelayanan, pelayanan kita sekarang meniadakan kontak fisik atau kita sebut Lapak Asik. Dan mereka bisa klaim ini melalui kanal-kanal digital kita. Cukup diurus dari rumah, semua dokumen di upload di klaim online kita, kemudian proses sampai akhir itu semua dilakulan dari rumah," ungkapnya.

Agus pun mengatakan jika masyarakat mengalami kesulitan dalam hal klaim secara online, bisa juga datang ke cabang BPJAMSOSTEK terdekat. Tentunya saat di sana diharapkan masyarakat tetap waspada dan mentaati protokol kesehatan yang ada.

"Jika mengalami kesulitan untuk klaim, silahkan datang ke kantor-kantor cabang kami, kami akan layani secara maksimal. Namun demikian kami akan menghormati dan menerapkan sesuai dengan peraturan pemerintah setempat," pungkasnya.

Sebagai informasi, BPJAMSOSTEK pada hari ini melakukan penyerahan santunan kepada ahli waris alm Taka dan alm Jamaludin, di mana keduanya merupakan anggota Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) yang meninggal dunia saat sedang bekerja.

Adapun santunan tunai Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang diterima masing-masing ahli waris adalah Rp 267 juta dengan tambahan berupa santunan beasiswa yang disesuaikan dengan jumlah anak dari kedua almarhum.

(mul/mpr)