Survei 34 Negara: Orang Indonesia Paling Religius

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 17:01 WIB
Ibadah Salat Jumat kembali digelar di sejumlah tempat di indonesia. Berikut foto-foto suasana Salat Jumat yang digelar dari Magelang, Yogyakarta dan Solo.
Foto ilustrasi: Salat Jumat dengan menerapkan jaga jarak. (Agung Mardika/detikcom)
Jakarta -

Menurut survei internasional, Indonesia adalah negara dengan penduduk paling religius. Persentase orang Indonesia yang percaya kepada Tuhan berada di atas negara lain di Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika.

Pernahkah Anda berpikir, apa jadinya bila orang-orang tidak percaya kepada Tuhan? Mungkin Anda akan menduga, bila orang tidak percaya kepada Tuhan maka orang tersebut pasti menjadi orang bejat, maksiat, pembunuh, maling, dan korup. Orang yang percaya kepada Tuhan pasti menjadi orang yang suka berbuat kebaikan, dermawan, dan baik hati. Tuhan menyediakan kompas moral. Tanpa kepercayaan kepada Tuhan, manusia niscaya kehilangan petunjuk soal mana yang baik dan mana yang buruk.

Persis asumsi itulah yang coba ditanyakan ke orang-orang di dunia lewat survei yang diberi tajuk 'Tuhan Seluruh Dunia yang Terbagi (The Global God Divided)'. Survei digelar di bawah arahan Gallup dan Abt Associate pada 2019, dan dirilis oleh Pew Research Center pada 20 Juli 2020 lewat situs resminya, diakses detikcom pada Senin (27/7/2020).

Dilansir Pew Research Center, survei digelar pada 13 Mei-2 Oktober 2019. Ada 38.426 responden dari 34 negara yang terlibat, termasuk responden dari Indonesia. Penarikan sampel mengunakan metode multistage stratified cluster sample. Survei dilakukan sebagian secara tatap muka dan sebagian lewat telepon. Tingkat kepercayaan 95% dengan margin of error berbeda-beda di negara-negara yang disurvei, berkisan 2,8% sampai 5%.

Polisi di Bali Doa Bersama untuk Keselamatan Rekannya di Jakarta (Dita-detikcom)Ilustrasi aktivitas religius: Polisi di Bali Doa Bersama untuk Keselamatan Rekannya di Jakarta (Dita-detikcom)

Secara umum, hasil survei menunjukkan bahwa negara-negara berkembang lebih religius ketimbang negara-negara maju.

"Orang-orang di negara dengan ekonomi berkembang dalam suvei ini cenderung lebih religius dan cenderung mempertimbangkan agama sebagai hal yang penting dalam hidup mereka," demikian tulis Christine Tamir, Aidan Connaughton, dan Ariana Monique Salazar dalam Pew Research Center.

Pertanyaan mendasar di survei ini adalah: Apa hubungan antara Tuhan dan moralitas? Apakah orang harus percaya Tuhan supaya punya moral yang baik, atau tidak harus?

"Mayoritas warga di negara ekonomi berkembang menghubungkan kepercayaan terhadap Tuhan dan moralitas," kata Pew Research.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3