Tetangga Sering Dengar Piring Pecah di Rumah Pria Penganiaya Istri di Pamulang

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 16:41 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Foto: Ilustrasi: Fuad Hashim
Tangerang Selatan -

Seorang pria berinisial A (40) di Pamulang, Tangsel tega menganiaya istrinya T (28) yang sedang hamil hingga tewas. Sebelum kejadian itu, tetangga sering mendengar keduanya cekcok mulut.

Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Totok Riyanto mengatakan, pertengkaran keduanya ini sering didengar oleh tetangga. Tak jarang terdengar suara piring pecah ketika pasutri ini bertengkar mulut.

"Kalau dari menurut keterangan saksi di lingkungannya itu sering terjadi ribut. Tetangga sering denger mereka sering cekcok mulut dan kaya ada suara piring pecah, gelas pecah,gitu," kata Totok saat dihubungi detikcom, Senin (27/7/2020).

Totok mengatakan, korban dan pelaku baru menikah selama 2 bulan. Saat kejadian terjadi, korban tengah hamil dengan usia kandungan 1 bulan.

"Sama istri ini dia baru nikah dua bulan dan sudah hamil satu bulan. Cuman kata suaminya kalau bisa jangan hamil dulu karena keadaan kita belum ada," sambungnya.

Belum diketahui apa penyebab kematian korban ini. Namun ditemukan sejumlah luka memar di tubuh korban.

Totok menambahkan, pelaku dalam pemeriksaan juga berkelit dengan menyebutkan beberapa memar di tubuh korban akibat istrinya sempat terjatuh. Namun, dari pemeriksaan yang dilakukan polisi meyakini hal tersebut akibat tindakan penganiayaan.

Sampai saat ini polisi juga masih mendalami adanya kemungkinan pelaku juga memukuli korban dengan menggunakan benda tumpul.

"Untuk yang memar-memar di badan dia (korban), ada yang kata pelaku (karena) jatuh sendiri. Cuman itu kan nggak mungkin karena kan untuk lukanya nggak itu...di pahanya, di kakinya pada memar-memar kan nggak mungkin kalau nggak dipukul. Itu masih kita dalami, masih tetap berjalan," tutur Totok.

Pelaku sendiri saat ini telah diamankan di Polsek Pamulang. Pelaku dikenakan UU nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Pasal 33 ayat 3 dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Tonton video 'Tetangga Aniaya Pasutri di Makassar, Suami Tewas Dibusur-Istri Dibacok':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)