Kombes Rachmat Widodo Diperiksa Divpropam Polri Terkait Dugaan Aniaya Anak

Luqman N Arunanta - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 15:55 WIB
Brigjen Awi Setiyono (Bil Wahid/detikcom)
Foto: Brigjen Awi Setiyono (Bil Wahid/detikcom)
Jakarta -

Polri terus menyelidiki kasus Kombes Rachmat Widodo yang diduga menganiaya anak perempuannya. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan Kombes Rachmad telah dimintai klarifikasi oleh Biro Paminal Divpropam Polri.

"Terkait dengan perkembangan Kombes RW memang tadi malam Biro Paminal Divpropram Polri telah melakukan pemeriksaan klarifikasi terkait dengan laporan sebelumnya termasuk Kombes RW, istrinya, anaknya, dan sepupunya, pokoknya yang terlibat dengan kejadian kemarin," kata Awi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2020).

Awi mengatakan semua yang terlibat kasus Kombes Rachmat akan dimintai klarifikasi. Saat ini, hasil penyelidikan belum keluar.

"Semua diklarifikasi tentunya kita menunggu hasil laporan penyelidikan dari Paminal Divpropram Polri," ujar Awi.

Awi menyebut masih menunggu penyelidikan soal dugaan pelanggaran disiplin maupun kode etik dari Kombes Rachmat.

"Bagaimana kelanjutannya kembali kepada berat-ringan pelanggaran yang dilakukan yang bersangkutan. Bisa dimungkinkan akan didisiplinkan dan bisa juga dimungkinkan terkait pelanggaran kode etik profesi Polrinya," kata Awi.

Selain itu, Awi juga masih menunggu penyelidikan Polres Jakarta Utara. Diketahui, baik Kombes Rachmat maupun istri-anaknya sama-sama melaporkan adanya kekerasan.

"Kita harus menunggu klarifikasi karena hasil laporan polisi yang Kombes RW menyatakan telah terjadi pencurian dan pengeroyokan, pencurian dalam keluarga ya," jelas Awi.

"Kemudian itu dilaporkan di Polres Jakarta Utara kemudian istri dan anak-anaknya melaporkannya di Polsek Kelapa Gading terkait KDRT. Makanya kita akan luruskan sebetulnya yang betul itu kronologisnya yang mana," tambahnya.

Sebelumnya, kasus Kombes Rachmat Widodo yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak perempuannya, Aurellia Renatha terus berjalan. Meski berstatus perwira polri, Rachmat Widodo akan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan akan menerapkan perlakuan yang sama dalam kasus Kombes Rachmat Widodo. Karena menurutnya hal ini mengacu pada azas equality before the law.

"Jadi siapapun warga masyarakat, apapun jabatannya apapun kondisinya kalau dia memang merasa mengalami peristiwa pidana apalagi jadi korban pidana. Ya berhak untuk melapor pastinya akan kami tindak lanjuti," kata Budhi kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Utara, Minggu (26/7).

(jbr/jbr)