Pengacara Djoko Tjandra Diperiksa terkait Pertemuan dengan Kajari Jaksel

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 15:27 WIB
gedung kejagung
Foto: Gedung Kejagung (dok detikcom)
Jakarta -

Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) bidang pengawasan setelah tak hadir di panggilan pertama. Anita Kolopaking diperiksa sekitar pukul 10.30 WIB.

"Yang pertama minta ditunda, yang kedua ini dia hadir. Sekira pukul 10.30 WIB lah," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum, (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono kepada wartawan di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2020).

Hari belum mau membeberkan terkait pemeriksaan Anita hari ini. Hari menyebut pemeriksaan hari ini terkait video pertemuan Anita Kolopaking dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Nanang Supriatna.

"Nanti sajalah setelah pemeriksaan. Masih proses nanti saja ya," kata Hari.

Diketahui, kehebohan perihal buron Djoko Tjandra alias Joko Soegiarto Tjandra masih merembet ke mana-mana. Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kajari Jaksel) Nanang Supriatna juga diperiksa internal kejaksaan berkaitan dengan Djoko Tjandra.

Ihwal pemeriksaan itu terkait informasi yang beredar dalam video di media sosial. Dalam video itu, Nanang bertemu dengan pengacara Djoko Tjandra bernama Anita Kolopaking.

Nanang awalnya menjalani pemeriksaan di Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Namun kini, Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung (Kejagung) mengambil alih langsung pemeriksaan internal terhadap Nanang.

"Ketika proses klarifikasi/pemeriksaan yang dilakukan oleh Bidang Pengawasan Kejati DKI Jakarta sedang berlangsung, sehingga oleh karena berita tersebut terkait dengan pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, maka pemeriksaannya diambil alih oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung pada 17 Juli 2020," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono dalam keterangan pers tertulisnya, Jumat (24/7).

Hari mengatakan, selain memeriksa Kajari Jakarta Selatan, pihaknya juga memeriksa Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Kasi Intelijen dan petugas yang bekerja kala itu. Kejagung, kata Hari, juga akan menjadwalkan pemeriksaan pada minggu depan terhadap orang-orang yang turut terlibat dalam pertemuan itu.

(gbr/gbr)