10 BUMN Industri Teken MoU dengan Dephan
Selasa, 03 Jan 2006 08:04 WIB
Jakarta - Pagi ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyaksikan penandatanganan nota kerja sama antara Departemen Pertahanan dengan sepuluh BUMN Industri Strategis (BUMNIS) di PT Dirgantara Indonesia (PT DI).Dalam kesempatan tersebut juga akan dilakukan pernyataan bersama untuk berkomitmen mendukung program pemerintah dalam kemandirian industri petahanan. Teks pernyataan bersama itu akan dibacakan oleh Meneg BUMN Sugiharto.Acara dilangsungkan pukul 10.00 WIB di hanggar PT DI. Selain itu, Presiden SBY juga dijadwalkan akan mengunjungi fasilitas produksi pesawat CN 235 dan N 250 serta Helikopter Super Puma.Dari PT DI Presiden akan melanjutkan perjalanan ke PT Pindad untuk melihat hasil produksi PT Pindad yang terkait dengan bidang pertahanan ini. Presiden SBY sendiri dalam berbagai kesempatan berkali-kali menegaskan perlunya Indonesia memiliki kemandirian dalam pengadaan peralatan pertahanan.Menurut Presiden Kemandirian pengadaan mutlak dibutuhkan agar Indonesia tidak sepenuhnya tergantung pada industri luar negeri seperti tahun-tahun sebelumnya.Sementara untuk pengadaan peralatan yang teknologinya belum dikuassai, barulah akan dibeli secara langsung dari luar negeri.SBY menjelaskan untuk menjalankan kemandirian bisa dilaksankan dengan bekerjasama atau produksi sendiri. Bekerja sama dapat dilakukan dengan industri serupa dari luar negeri yang mensyaratkan adanya alih teknologi.
(ahm/)











































