Sebelum Digerebek, Aksi Pasangan Mesum di RedDoorz Jadi Tontonan Warga

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 12:12 WIB
Satpol PP DKI datangi hotel tempat mesum dengan gorden terbuka di Kembangan Jakarta Barat.
Satpol PP DKI mendatangi hotel tempat mesum dengan gorden terbuka di Kembangan Jakarta Barat. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Aksi mesum muda mudi di hotel yang terafiliasi RedDoorz, Jalan Kembangan Raya, Jakarta Barat, diketahui karena gorden kamar hotel terbuka. Sebelum terjadi penggerebekan, masyarakat sekitar sempat dibuat heboh karena aksi tersebut terlihat dari luar.

Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan, awalnya pihaknya mendapatkan laporan mengenai aksi mesum tersebut dari masyarakat sekitar. Warga memergoki kejadian mesum itu lantaran terlihat dari jendela yang gordennya terbuka.

"Info dari staf yang ke lapangan seperti itu," ucap Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat.

Kejadian itu lalu dilaporkan kepada Satpol PP Jakarta Barat. Satpol PP langsung mendatangi lokasi karena tidak ingin ada keributan, meski tidak ada peraturan daerah yang mengatur ketentuan tersebut.

"Ada laporan masyarakat, daripada kawasan sekitar ramai, ada pengerusakan hotel, kan di situ ada pengajian juga. Kita antisipasi masyarakat jangan main hakim sendiri, makanya kita bertindak lebih dulu. Karena dekat hotel itu ada pengajian, kebetulan," ucap Tamo.

Dikethui, Satpol PP Jakarta Barat mendapati laporan perbuatan mesum di RedDorz Kembangan. Kedua muda-mudi itu ketahuan mesum gegara gorden hotelnya terbuka lebar.

"Kita lihat mungkin dia bukan pasangan suami-istri. Kedua, mungkin dia teledor, gorden terbuka.. Katanya viral. Kemarin (24/7/2020) malam saya segel kamarnya, pemiliknya kita panggil, kita kasih teguran lah," ujar Tamo, Minggu (26/7).

Satpol PP lalu mendatangi lokasi dan menyegel kamar tempat mesum yang viral tersebut pada Jumat (24/7) malam. Dari data yang disampakan oleh Tamo, ke dua muda mudi itu berumur 25 tahun.

"(Lokasi di) RedDoorz Kembangan," ucap Tamo.

detikcom sudah menghubungi perwakilan RedDoorz terkait kasus ini. Pihak RedDoorz menyatakan belum mendapatkan informasi dari tim terkait mengenai kejadian ini.

(aik/fjp)