CT Harap Ada Langkah Lebih Demi Cegah Penyebaran Virus Corona

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 26 Jul 2020 17:49 WIB
Founder & Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, bicara mengenai kondisi ekonomi usai Pilpres 2019. Menurutnya, usai pemilu data ekonomi biasanya menunjukkan perbaikan.
Founder and Chairman CT Corp, Chairul Tanjung Foto: (Grandyos Zafna-detikcom)
Jakarta -

Founder and Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (CT), menyoroti situasi Indonesia di tengah pandemi Corona (COVID-19). CT menilai pandemi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga terhadap perekonomian Indonesia.

Awalnya, CT mengungkapkan bahwa penularan virus Corona mengalami perkembangan. Dulu, penularan virus Corona hanya melalui droplet, namun kini dapat ditularkan melalui udara. Ia menilai protokol kesehatan saja tidak cukup mencegah virus ini.

"Dengan adanya pandemi COVID-19, kita semua tahu bahwa virus ini itu begitu punya efek penularan yang luar biasa. Kalau dulu para ahli mengatakan bahwa penularannya hanya melalui droplet jadi cukup jaga jarak. Sekarang mengatakan bahwa mungkin penularannya sudah terjadi melalui udara atau airborne," kata CT dalam Talkshow Virtual 'Menjaga Semangat, Membangun Asa, Indonesia Jaya Bersama Chairul Tanjung', Minggu (26/7/2020).

"Nah, tentu ini membuat jaga jarak saja tidak cukup, pakai masker saja tidak cukup tetapi sudah harus ada langkah-langkah lain yang lebih lagi," sambungnya.

Dari segi ekonomi, CT menyoroti saat ini banyak perusahaan yang memotong gaji karyawannya hingga melakukan pemutusan hak kerja (PHK) secara besar-besaran. Hal ini mengakibatkan tingkat kemiskinan semakin bertambah.

"Banyak perusahaan juga akan memotong income karyawannya. Bahkan, banyak yang merumahkan. Beberapa terpaksa mem-PHK. Sehingga, banyak orang yang akan kehilangan pekerjaan, kalau kehilangan pekerjaannya, kehilangan penghasilan, kalau penghasilannya berkurang, tentu kehidupannya akan menjadi semakin bermasalah. Dan makin banyak orang yang jatuh miskin. Tingkat kemiskinan akan semakin bertambah," jelasnya.

Untuk itulah, CT menilai bahwa faktor kesehatan tidak bisa lepas dari faktor ekonomi. Dia menilai masalah kesehatan dan ekonomi ini menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan

"Nah, Efek ekonomi ini begitu luar biasa besarnya. Tetapi, sektor kesehatan dan perekonomian ini tidak bisa lagi dipisahkan. Kalau COVID ini tidak bisa ditangani secara baik, maka ekonominya pun tidak akan membaik," ujarnya.

Saat ini pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19. Sehingga, CT berharap dengan adanya Satgas ini, pemerintah dapat memulihkan kedua sektor secara bersamaan.

"Oleh karenanya, pemerintah setelah menggabungkan sekarang penanganan sektor kesehatan. dan sektor ekonomi, secara bersamaan. Kita tentu berharap langkah-langkah yang dilakukan pemerintah itu bisa mengatasi dua permasalahan ini secara baik secara bersama-sama," pungkasnya.

(zap/gbr)